Oleh karena itu, pengecekan berkala tetap diperlukan meskipun belum mencapai jarak tersebut.
- Ciri-Ciri Engine Mounting Mulai Rusak
Kerusakan engine mounting biasanya terjadi secara bertahap. Berikut beberapa gejala yang dapat dikenali:
1. Getaran Mesin Terasa Lebih Kasar
Getaran yang seharusnya diredam akan terasa hingga ke kabin. Kondisi ini biasanya paling terasa saat mesin idle atau kendaraan berhenti.
2. Muncul Hentakan Saat Mesin Dinyalakan
Saat mesin dihidupkan atau dimatikan, terasa hentakan yang tidak biasa. Hal ini menandakan mounting tidak lagi mampu menahan pergerakan mesin dengan optimal.
3. Bunyi Tidak Normal dari Ruang Mesin
Kerusakan pada karet mounting dapat menimbulkan suara seperti “klutuk” atau “dug-dug”, terutama saat akselerasi atau perpindahan gigi.
4. Getaran Berlebih Saat Melewati Jalan Rusak
Ketika melintasi polisi tidur atau jalan berlubang, guncangan terasa lebih keras dari biasanya karena mesin tidak teredam dengan baik.
5. Mesin Terasa Bergeser atau Tidak Stabil
Dalam kondisi tertentu, mesin bisa terasa bergoyang saat tenaga disalurkan ke roda, terutama pada mobil transmisi manual saat melepas kopling.
6. Kerusakan Fisik pada Mounting
Secara visual, karet mounting dapat terlihat retak, getas, bahkan robek. Pada tipe tertentu, bisa juga ditemukan kebocoran cairan jika menggunakan hydraulic mounting.
- Dampak Jika Engine Mounting Tidak Segera Diganti