RADARTVNEWS.COM - Industri sepeda motor terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus mengurangi emisi gas buang.
Salah satu teknologi yang kini banyak diterapkan pada motor modern adalah sistem mesin mati otomatis saat kendaraan berhenti.
Fitur ini dikenal dengan berbagai nama tergantung pabrikan, seperti Idling Stop System (ISS) pada Honda, Stop & Start System (SSS) pada Yamaha, serta teknologi serupa pada beberapa merek lain.
Meski memiliki nama yang berbeda, prinsip kerjanya sebenarnya hampir sama. Sistem ini dirancang untuk mematikan mesin secara otomatis ketika sepeda motor berhenti dalam beberapa detik, kemudian menyalakannya kembali secara instan ketika pengendara memutar tuas gas.
BACA JUGA: Jangan Salah Isi Bensin! Begini Cara Menyesuaikan BBM dengan Spesifikasi Mesin Motor
Teknologi tersebut sangat berguna terutama bagi pengendara yang sering menghadapi kemacetan atau lampu lalu lintas yang lama, sehingga mesin tidak terus menyala saat kendaraan dalam kondisi diam.
- Cara Kerja Sistem Mesin Mati Otomatis
Secara teknis, fitur ini bekerja dengan bantuan berbagai sensor yang terhubung dengan ECU (Electronic Control Unit) pada sepeda motor. ECU akan memantau kondisi kendaraan secara real time, mulai dari kecepatan motor, posisi throttle, hingga waktu berhenti.
Ketika sepeda motor berhenti total selama beberapa detik, biasanya sekitar tiga detik, sistem akan mematikan mesin secara otomatis untuk mencegah konsumsi bahan bakar yang tidak diperlukan. Pada saat itu, panel indikator di speedometer biasanya akan menyala sebagai tanda bahwa sistem sedang aktif.
Saat pengendara kembali memutar tuas gas, mesin akan langsung menyala kembali secara otomatis dalam waktu yang sangat singkat. Proses ini berlangsung halus karena didukung teknologi starter modern yang terintegrasi dengan sistem kelistrikan motor.
- Perbedaan Nama Teknologi pada Setiap Merek
Walaupun konsepnya sama, setiap pabrikan sepeda motor memiliki istilah tersendiri untuk teknologi ini.
Pada sepeda motor Honda, fitur tersebut dikenal dengan nama Idling Stop System (ISS) yang banyak ditemukan pada skuter matik seperti Vario, Beat, dan Scoopy.
Sementara itu, Yamaha menggunakan istilah Stop & Start System (SSS) yang diterapkan pada beberapa motor matik seperti Yamaha NMAX, FreeGo, dan beberapa model lainnya.
Beberapa merek lain juga mengadopsi teknologi serupa dengan penyebutan berbeda, namun tujuan utamanya tetap sama, yaitu meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang saat kendaraan berhenti.