Kondisi fisik ternyata juga bisa memengaruhi cara seseorang berbicara. Saat kurang tidur atau terlalu lelah, kemampuan otak untuk memproses bahasa bisa sedikit menurun. Akibatnya seseorang lebih mudah salah menyebut kata atau membutuhkan waktu lebih lama untuk menyusun kalimat.
4. Terlalu banyak hal dipikirkan
Ketika pikiran sedang penuh, perhatian bisa terbagi ke banyak hal sekaligus. Situasi ini membuat proses berbicara tidak berjalan sehalus biasanya. Kata yang keluar kadang tidak sepenuhnya sesuai dengan yang ada di kepala.
Kalau hanya terjadi sesekali, kondisi seperti ini sebenarnya cukup normal. Hampir semua orang pernah salah ucap, terutama saat berbicara cepat atau ketika sedang mencoba menjelaskan sesuatu yang cukup rumit.
Yang biasanya perlu diperhatikan adalah jika kesalahan bicara muncul sangat sering atau tiba-tiba disertai kesulitan menyusun kalimat sederhana. Misalnya sering lupa kata yang sangat umum atau kesulitan memahami ucapan orang lain.
Selama masih terjadi sesekali, belibet saat berbicara umumnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Banyak orang mengalaminya dalam percakapan sehari-hari, terutama saat pikiran sedang penuh atau ketika mencoba menjelaskan sesuatu dengan cepat.