Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa kebakaran hutan sering muncul ketika kemarau berlangsung cukup panjang. Karena itu, upaya pencegahan biasanya mulai dilakukan lebih awal, seperti patroli kawasan rawan dan pengawasan lahan yang mudah terbakar.
Meski begitu, kondisi kemarau di Indonesia tidak selalu sama di setiap daerah. Ada wilayah yang benar-benar mengalami musim kering panjang, tetapi ada juga daerah yang masih sesekali mendapat hujan ringan. Hal ini karena Indonesia memiliki pola iklim yang cukup beragam antar wilayah.
Prediksi dari BMKG tetap menjadi rujukan penting untuk membaca potensi kondisi cuaca beberapa bulan ke depan. Informasi seperti ini biasanya digunakan oleh pemerintah daerah, petani, hingga pengelola sumber daya air untuk menyiapkan langkah antisipasi.
Dengan kata lain, kemarau 2026 memang diperkirakan datang lebih cepat dan cenderung lebih kering. Kondisi ini bukan berarti pasti menimbulkan krisis, tetapi tetap perlu disikapi dengan persiapan yang lebih matang agar dampaknya tidak meluas ke berbagai sektor kehidupan.