Vitamin A, C, dan E: Vitamin-vitamin ini bekerja sinergis untuk memperlambat perkembangan katarak dan degenerasi makula terkait usia (Age-related Macular Degeneration atau AMD).
Perlindungan Eksternal dan Gaya Hidup
Selain nutrisi dan istirahat, faktor lingkungan memegang peranan penting.
1. Perlindungan dari Sinar UV
Sinar Ultraviolet (UV) dari matahari tidak hanya merusak kulit, tetapi juga dapat memicu katarak dini dan pterigium (tumbuhnya jaringan pada bagian putih mata). Pastikan kacamata hitam Anda memiliki label UV400 atau perlindungan UV 100%. Jangan terkecoh dengan lensa yang gelap; lensa gelap tanpa pelindung UV justru berbahaya karena membuat pupil melebar dan membiarkan lebih banyak radiasi masuk.
2. Pengaturan Pencahayaan dan Jarak
Pastikan ruangan kerja Anda memiliki pencahayaan yang cukup. Cahaya yang terlalu redup atau terlalu terang (silau) memaksa mata bekerja ekstra keras. Atur posisi layar komputer sedikit di bawah level mata dengan jarak sekitar 50–60 cm dari wajah.
3. Hidrasi dan Tidur yang Cukup
Mata membutuhkan kelembapan yang konsisten. Kurang minum air dapat menyebabkan mata tampak cekung dan kering. Sementara itu, tidur adalah waktu utama bagi mata untuk melakukan regenerasi sel dan pembersihan cairan mata secara alami.
Pemeriksaan Rutin: Langkah Preventif Medis
Banyak gangguan mata bersifat "silent" atau tanpa gejala di tahap awal. Sebagai contoh, Glaukoma—penyakit akibat tekanan bola mata tinggi yang merusak saraf optik—sering kali tidak dirasakan pasien sampai penglihatan tepi mereka hilang secara permanen.
Pemeriksaan rutin setidaknya setahun sekali memungkinkan dokter mata untuk memantau tekanan bola mata, kondisi retina, dan perubahan refraksi (minus/plus). Deteksi dini adalah kunci utama untuk mencegah kebutaan permanen (*)