Hati-Hati Jejak Digital Tak Pernah Hilang, Anak Muda Mesti Bijak Bermedsos

Kamis 19-02-2026,12:49 WIB
Reporter : MG Nur Fitriana
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM – Di era digital, hampir setiap aktivitas terekam dan tersimpan secara daring. Mulai dari unggahan foto, komentar, hingga riwayat pencarian, semuanya membentuk apa yang disebut sebagai jejak digital. Sayangnya, masih banyak generasi muda yang belum sepenuhnya menyadari bahwa jejak digital dapat berdampak jangka panjang terhadap masa depan mereka.

Secara umum, jejak digital memiliki dua tipe utama, yakni yang bersifat aktif dan yang terjadi secara pasif. Jejak digital aktif muncul ketika seseorang secara sadar mengunggah sesuatu di media sosial atau mengisi data pribadi pada suatu platform. Sementara itu, jejak digital pasif terbentuk tanpa disadari, seperti data lokasi atau aktivitas penelusuran yang terekam otomatis oleh sistem.

Permasalahan muncul ketika unggahan lama yang dianggap sepele ternyata dapat memengaruhi reputasi seseorang di masa depan. Dalam dunia pendidikan maupun pekerjaan, rekam jejak digital sering kali menjadi salah satu pertimbangan dalam proses seleksi. Unggahan yang mengandung ujaran kebencian, informasi palsu, atau perilaku tidak pantas dapat memberikan citra negatif.

Selain itu, penyebaran data pribadi secara berlebihan juga berisiko terhadap keamanan. Informasi seperti alamat, nomor telepon, hingga data identitas dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, pemahaman terhadap penggunaan teknologi digital secara bijak menjadi sangat diperlukan.

BACA JUGA:Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Dunia Pendidikan Semakin Meningkat

BACA JUGA:Denmark Resmi Larang Anak Usia di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial, Dunia Digital Kian Diawasi

Generasi muda perlu memahami bahwa kebebasan berekspresi di dunia maya tetap harus disertai tanggung jawab. Sebelum membagikan sesuatu, penting untuk mempertimbangkan dampaknya dalam jangka panjang. Mengatur privasi akun, berpikir kritis sebelum berkomentar, serta membatasi informasi pribadi yang dibagikan merupakan langkah sederhana namun efektif.

Jejak digital pada dasarnya tidak dapat sepenuhnya dihapus. Karena itu, membangun citra positif sejak awal menjadi investasi penting untuk masa depan. Dunia digital bukan hanya ruang hiburan, tetapi juga cerminan identitas seseorang di ruang publik.(*)

 

Kategori :