RADARTVNEWS.COM - Bau badan merupakan masalah umum yang sering mengganggu rasa percaya diri, terutama saat beraktivitas di luar rumah atau bertemu banyak orang. Selama ini, banyak orang mengira bau badan hanya disebabkan oleh keringat dan kurangnya kebersihan tubuh. Padahal, jenis bahan pakaian yang digunakan juga memiliki peran besar dalam memicu atau mencegah timbulnya bau tidak sedap. Pakaian yang tidak mampu menyerap keringat dengan baik akan membuat area kulit tetap lembap, sehingga bakteri penyebab bau berkembang lebih cepat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bahan-bahan baju apa saja yang sebaiknya dihindari jika tidak ingin mengalami masalah bau badan.
Salah satu bahan yang paling sering dikaitkan dengan bau badan adalah polyester. Bahan ini banyak digunakan karena kuat, tidak mudah kusut, dan harganya relatif terjangkau. Namun, polyester termasuk bahan sintetis yang tidak menyerap keringat secara optimal. Ketika tubuh berkeringat, cairan tersebut akan tertahan di permukaan kulit karena serat polyester tidak memungkinkan sirkulasi udara yang baik. Kondisi lembap ini menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang dan menghasilkan aroma tidak sedap. Bahkan, bau yang sudah menempel pada pakaian berbahan polyester sering kali sulit hilang meskipun telah dicuci, terutama jika sering digunakan untuk aktivitas berat. Selain polyester, nilon juga merupakan bahan yang perlu dihindari bagi orang yang mudah berkeringat. Nilon memiliki karakter ringan, licin, dan cepat kering, tetapi hampir tidak memiliki kemampuan menyerap keringat. Ketika dipakai dalam waktu lama, nilon membuat keringat hanya berpindah ke permukaan kain tanpa benar-benar diserap. Akibatnya, kulit tetap terasa lembap dan gerah. Area tubuh seperti ketiak, dada, dan punggung menjadi lebih rentan menghasilkan bau tidak sedap karena bakteri berkembang dengan cepat di lingkungan yang hangat dan lembap. Bahan berikutnya adalah spandex atau elastane, yang biasanya digunakan sebagai campuran untuk memberi efek elastis pada pakaian. Spandex memang membuat pakaian terasa pas di badan dan nyaman dipakai, namun sifatnya yang menahan panas dan kelembapan dapat memicu munculnya bau badan. Apalagi jika digunakan pada pakaian yang ketat, sirkulasi udara semakin terbatas. Keringat yang terperangkap di antara kulit dan kain tidak bisa menguap dengan baik, sehingga bakteri penyebab bau akan semakin aktif. Inilah sebabnya pakaian olahraga atau pakaian dalam dengan kandungan spandex tinggi sering cepat berbau jika tidak segera dicuci. Akrilik juga termasuk bahan yang sebaiknya dihindari, terutama saat cuaca panas. Bahan ini sering digunakan sebagai alternatif wol karena lebih ringan dan murah. Namun, akrilik memiliki daya serap keringat yang rendah dan cenderung menahan panas. Ketika digunakan dalam kondisi tubuh berkeringat, kain ini membuat suhu tubuh terasa lebih panas dan lembap. Keadaan tersebut dapat memperparah produksi bau badan karena bakteri lebih mudah berkembang pada kulit yang terus-menerus basah oleh keringat.BACA JUGA:Mitos atau Fakta, Warna Baju yang Kita Pakai Bisa Menggambarkan Mood dan Perasaan Kita? Tidak hanya bahan sintetis murni, pakaian dengan campuran bahan sintetis dalam persentase tinggi juga berisiko memicu bau badan. Banyak pakaian yang diberi label kombinasi katun dan polyester, namun kandungan polyester-nya lebih dominan. Walaupun terlihat seperti bahan alami, kenyataannya daya serap keringatnya tetap rendah. Pakaian jenis ini sering terasa panas saat dipakai lama, terutama jika digunakan untuk bekerja di luar ruangan atau saat cuaca terik. Jika tidak diperhatikan, campuran bahan sintetis ini bisa memberikan efek yang sama buruknya dengan bahan sintetis penuh. Selain menyebabkan bau badan, penggunaan bahan yang tidak menyerap keringat juga dapat menimbulkan masalah kulit lain, seperti iritasi, gatal, dan ruam. Kelembapan yang terperangkap di permukaan kulit membuat pori-pori sulit bernapas. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memicu infeksi jamur atau bakteri ringan, terutama di lipatan tubuh seperti ketiak, leher, dan area punggung. Oleh karena itu, memilih bahan pakaian bukan hanya soal gaya, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan kulit dan kenyamanan tubuh. Sebagai alternatif, bahan alami seperti katun, linen, atau rayon lebih disarankan karena memiliki daya serap keringat yang lebih baik dan memungkinkan sirkulasi udara berjalan lancar. Dengan begitu, keringat dapat lebih cepat menguap dan bakteri tidak mudah berkembang. Menghindari bahan seperti polyester, nilon, spandex, akrilik, serta campuran sintetis berlebihan merupakan langkah sederhana namun efektif untuk menjaga tubuh tetap segar sepanjang hari.Bahan Baju yang Wajib Dihindari Jika Tidak Ingin Bau Badan
Kamis 05-02-2026,13:16 WIB
Reporter : MG Tiara Angelika Syahrani
Editor : Jefri Ardi
Kategori :
Terkait
Kamis 05-02-2026,13:16 WIB
Bahan Baju yang Wajib Dihindari Jika Tidak Ingin Bau Badan
Rabu 04-02-2026,13:20 WIB
Kesalahan Umum Yang Tidak Disadari Saat Menggunakan Lotion
Senin 02-02-2026,20:41 WIB
Cara Mengatasi Bau Badan yang Mengganggu Aktivitas Sehari-hari
Selasa 27-01-2026,15:26 WIB
Jauhkan Hp mu Saat Tidur! Ini Bahaya Menaruh HP Dekat dengan Badan Saat Tidur
Senin 26-01-2026,16:35 WIB
Menggunakan Pakaian Berwarna Hitam di Bawah Sinar Matahari Terasa Lebih Panas? Ini Alasannya
Terpopuler
Kamis 05-02-2026,18:59 WIB
Tiga UIN di Sumatera Masuk 10 Besar PTKIN Terbaik di Indonesia, Ini Urutan Lengkapnya!
Kamis 05-02-2026,15:07 WIB
Kasus Janji Palsu ke Honorer Bergulir, Wali Kota Metro Hadapi Panggilan Polisi
Kamis 05-02-2026,14:55 WIB
Ditinggal Sekolah, Charger HP di Atas Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah di Pringsewu
Kamis 05-02-2026,20:42 WIB
KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Bea Cukai, Satu Lokasi Penangkapan Ada di Lampung
Kamis 05-02-2026,16:56 WIB
Waspada Begadang! Bisa Bikin Otak Lemot dan Gampang Sakit
Terkini
Jumat 06-02-2026,13:56 WIB
BAHAYA NAIL ART! Bahaya Nail Art Bagi Kesehatan Kuku
Jumat 06-02-2026,13:39 WIB
Indonesia Absen di Olimpiade Musim Dingin 2026, Ini Alasannya!
Jumat 06-02-2026,13:39 WIB
Trend Scroll Medsos, Ini Dampaknya Terhadap Produktivitas Mahasiswa
Jumat 06-02-2026,13:26 WIB
Sudah Rutin Pakai Skincare tapi Hasilnya Nihil? Bisa Jadi Kebiasaan Sehari-hari Ini Penyebabnya
Jumat 06-02-2026,13:25 WIB