Jaga Kesehatan! Musim Hujan Rawan Penyakit Hingga DBD

Kamis 22-01-2026,19:21 WIB
Reporter : MG Marzuqoh Ali
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM – Musim hujan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia membuat pemerintah menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang rentan muncul. Curah hujan tinggi, perubahan suhu yang tidak menentu, serta lingkungan yang lembap menjadi faktor utama meningkatnya risiko gangguan kesehatan.

Kementerian kesehatan menyebut, kondisi tersebut dapat menurunkan daya tahan tubuh masyarakat jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan yang baik. Apalagi, genangan air yang muncul saat hujan berpotensi menjadi sumber penyebaran penyakit.

Beberapa penyakit yang paling sering muncul ketika musim hujan:

• Superflu

Superflu umumnya disebabkan oleh infeksi virus yang mudah menyebar melalui udara. Perubahan suhu yang ekstrem membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit ini. Gejalanya antara lain demam, pilek berat, batuk, sakit tenggorokan, hingga badan terasa lemas. 

Pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta menggunakan masker saat berada di keramaian guna mencegah penularan.

• Demam Berdarah Dengue (DBD) 

DBD masih menjadi salah satu penyakit paling diwaspadai saat musim hujan. Penyakit ini disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di genangan air bersih. Gejala DBD biasanya berupa demam tinggi mendadak, nyeri otot, sakit kepala, hingga muncul bintik merah di kulit.

Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, Ina Agustina Isturini, mengatakan bahwa penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) cenderung meningkat saat musim hujan meskipun sering terjadi di setiap tahun.

“Dengue tetap menjadi ancaman kesehatan yang nyata bagi masyarakat Indonesia, dan kasusnya cenderung meningkat pada musim hujan,” ujar Ina Agustina pada acara kampanye pencegahan DBD di Jakarta.

• Demam akibat infeksi virus

Demam juga kerap dialami masyarakat pada musim hujan akibat infeksi virus saat daya tahan tubuh menurun. Faktor pemicunya antara lain kelelahan, kurang tidur, dan sering terpapar hujan. Gejala yang muncul biasanya berupa badan menggigil, sakit kepala, dan pegal-pegal.

Pemerintah menyarankan masyarakat untuk menjaga tubuh tetap hangat, memperbanyak minum air putih, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika demam tidak kunjung turun. 

Pemerintah menegaskan, langkah pencegahan sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta tidak menunda pemeriksaan medis dapat membantu mengurangi risiko penyakit selama musim hujan.

Dari tulisan diatas, apakah selama musim hujan ini kamu mengalami gejala dari salah satu penyakit diatas? (*)

Kategori :