Lail dan Esok bersama-sama tinggal di pengungsian, namun pemerintah menutup tempat pengungsian tersebut, sehingga Lail dan Esok harus berpisah. Meskipun begitu, Esok dan Lail tetap berusaha untuk menemui satu sama lain. Hingga pada akhrnya, Lail harus dihadapkan dengan pilihan, antara memperjuangkan perasaannya pada Esok, atau menghilangkan semua kenangan tentang Esok dari ingatannya di ruangan modifikasi ingatan.
BACA JUGA:Pagar DPR Dipasangi Beton dan Dilumuri Oli, Berlawanan dengan Ucapan Puan
Dengan berbagai tema dan alur cerita yang ditawarkan, tak heran jika novel-novel Tere Liye selalu berhasil mencuri perhatian pembaca. Setiap karyanya bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menghadirkan pesan moral dan renungan tentang kehidupan. Jadi, bagi kamu yang ingin menikmati bacaan bermakna sekaligus menghibur, deretan novel Tere Liye ini bisa menjadi pilihan terbaik untuk mengisi waktu luangmu.