Langkah Lebar atau Langkah Cepat, Mana yang Lebih Baik Saat Lari

Rabu 06-08-2025,10:42 WIB
Reporter : MG 06 Abdul Rohman
Editor : Hendarto Setiawan

• Lebih hemat tenaga untuk jangka panjang

Idealnya, cadence yang baik berkisar antara 170–180 langkah per menit. Kamu bisa melatihnya dengan mendengarkan musik dengan irama serupa atau menggunakan aplikasi running tracker.

BACA JUGA:Refreshment, Kunci Energi Pelari di Tengah Lomba

Mana yang Harus Dipilih

Tidak ada jawaban tunggal, karena setiap orang memiliki bentuk tubuh, panjang kaki, dan kekuatan otot yang berbeda. Namun secara umum:

Untuk pelari pemula atau jarak jauh, lebih baik fokus pada langkah cepat yang efisien.

Untuk sprint atau lomba jarak pendek, langkah yang lebih lebar bisa berguna—asal tetap terkendali.

Yang paling penting adalah tidak memaksakan gaya yang tidak nyaman, dan terus mengevaluasi bentuk lari sendiri.

Tips Melatih Langkah Lari yang Ideal

1. Gunakan metronome atau aplikasi lari untuk menjaga ritme.

2. Latih postur tubuh: tegak, rileks, pandangan ke depan

3. Fokus pada mendaratkan kaki di bawah tubuh, bukan jauh di depan.

4. Gunakan sepatu yang sesuai agar langkah terasa alami.

5. Rekam dan analisis gaya lari sendiri atau minta bantuan pelatih.

Lari memang terlihat mudah, tapi di balik setiap langkah terdapat teknik yang menentukan hasil dan kenyamanan kita. Memahami perbedaan antara langkah lebar dan langkah cepat adalah salah satu kunci agar kamu bisa berlari lebih efisien, menghindari cedera, dan menikmati setiap kilometer yang ditempuh.

Tidak perlu memaksakan diri untuk mengikuti gaya orang lain. Temukan ritme terbaikmu, terus belajar dari pengalaman, dan jangan ragu bergabung dengan komunitas lari agar semakin semangat. Karena sejatinya, lari bukan hanya tentang kecepatan, tetapi tentang perjalanan dan kebiasaan sehat yang kamu bangun dari waktu ke waktu.

Kategori :