Diketahui, bulan ramadhan akan hadir sekitar H-9 atau sembilan hari ke depan. Sesuai hukum pasar, maka kebutuhan konsumsi beras pada bulan puasa ini turut terkerek tajam. Di wkatu bersamaan, setok beras pemerintah mulai menipis. Sementara panen raya baru akan dimulai diperkirakan pada akhir Maret 2024.
Sejumlah jawaban dan argumentasi tidak logis disampaikan oleh pejabat pemerintah pusat. Rendahnya pasokan beras di Indonesia ditenggarai oleh pengaruh el nino hingga menyebabkan gagal panen.
Namun sayang argumentasi ini langsung terbantahkan. Negara - negara tetangga semisal Thailand justru over poduksi. Padahal juga mengalami dampa el nino, negara ini justru malah bisa ekspor. (*)