Saya kemudian mencicipi satu cup es krim durian. Rasanya benar-benar maknyusssss. Selain buah durian memang enak, tepung porang yang digunakan juga membuat es krim itu terasa lebih lembut.
Tidak terasa sudah satu jam saya di warung Bu Lili. Malam sudah larut. Saya harus segera ke hotel untuk beristirahat. Pagi ini saya harus presentasi penyusunan annual report.
Sebagai oleh-oleh saya minta dibungkuskan 4 paket nasi porang, dua paket sambal pecel porang dan empat paket kerupuk porang.
Nasi porang ini bagus untuk yang harus diet karena diabetes, atau harus menurunkan berat badan.
''Bayarnya bisa pakai QRIS?'' tanya saya.
''Cash saja,'' jawab Bu Lilik.
Jawaban Bu Lilik ini membuat saya heran. Sebab, warungnya di-branding dengan merk BRImo, produk mobile banking BRI. Mengapa istem transaksinya masih manual?
Untung saya punya uang cash di dompet. (*)
*) Penulis adalah mantan wartawan Jawa Pos saat ini aktiv sebagai Penulis Buku & Annual Report, Video Conference & Live Streaming