BANDARLAMPUNG - Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung sudah menjamin kasus dana hibah koni Lampung terus berjalan untuk membidik tersangka. Kini giliran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP Lampung angkat suara terkait kasus perkara yang menelan anggaran 30 miliar tahun 2020 lalu. Kepala Perwakilan Bpkp Lampung, Sumitro mengatakan perkara kasus koni sudah masuk tahap penyidikan dan masih dalam pemeriksaan kerugian keuangan negara. "BPKP akan melakukan audit secara menyeluruh terkait dana hibah koni Lampung mulai dari anggaran hingga penggunaan dana hibah," jelas Sumitro. Guna mempercepat hasil audit, BPKP meminta kepada penyidik Kejati Lampung untuk segera melengkapi data-data yang belum lengkap. Namun, Sumitro enggan membeberkan data-data yang dimaksud. Sumitro menambahkan Kejati Lampung mengirimkan surat permintaan audit pada 11 April 2022 kepada Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan atau BPKP.(lds/san)
BPKP Desak Kejati Serahkan Data
Selasa 26-07-2022,21:50 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 02-08-2026,20:45 WIB
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Awal Agustus 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Cuaca Ekstrem
Senin 03-08-2026,02:01 WIB
Perdana Tampil di LSO 2026, BKC Tulang Bawang Wilayah 2 Kirim 44 Karateka Muda
Minggu 02-08-2026,22:58 WIB
Sambut Spider-Man: Brand New Day, Penggemar Lintas Generasi Ramaikan Bioskop
Senin 03-08-2026,00:43 WIB
Intip Keunggulan Kolam Renang Menza Bandar Lampung, Semi-Indoor, Aman, dan Ramah Keluarga
Senin 03-08-2026,01:44 WIB
no na Comeback Lewat “honk!”, Bawa Nostalgia “Om Telolet Om” ke Panggung Musik Global
Terkini
Senin 03-08-2026,16:34 WIB
5 Kesalahan yang Masih Sering Dilakukan Saat Memasang Bendera Merah Putih, Nomor 3 Banyak Tak Disadari
Senin 03-08-2026,15:38 WIB
Pertamax Turun, Sejumlah BBM Nonsubsidi Pertamina Kini Dijual Lebih Murah
Senin 03-08-2026,15:33 WIB
Tito Karnavian Nilai Biaya Sekolah Anak di Jakarta Lebih Mahal Dibanding Singapura
Senin 03-08-2026,15:30 WIB
Kemarau Uji Kesiapan Pemerintah Jaga Produksi Pangan, Pompanisasi Dipercepat di Daerah Rawan Kekeringan
Senin 03-08-2026,15:13 WIB