Radartvnews.com- Perangkat desa di 21 desa sekecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran sepakat menolak keputusan pemerintah daerah Pesawaran terkait penurunan penghasilan tetap atau siltap aparatur desa dan BPD. Kepala desa menilai kebijakan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhon sangat dzolim dan harus mengkaji ulang keputusannya. Kepala Desa Purworejo Zainal Abidin mengatakan, menilai kebijakan tersebut sangat tidak populer karena desa sudah terikat dengan Undang-undang 6/2014 dengan PP 43/2014 tentang standarisasi siltap kades sekdes dan aparatur desa. Ketua Apdesi Kecamatan Negeri Katon, Mulyadi meminta pemerintah daerah Pesawaran mengkaji ulang keputusan pengurangan siltap dan menolak keputusan pengurangan siltap bagi kepala desa dan aparatur desa. Sementara PLT Camat Negeri Katon, Al Ihsan Iskafi berharap aparatur desa dapat menerima keputusan penyesuaian siltap yang telah ditetapkan, mengingat saat ini kondisi keuangan pemerintah daerah mengalami penurunan dari dana perimbangan dan dari pemerintah pusat. Diketahui sebelumnya, untuk siltap kepala desa sebesar Rp 2,5 juta, sekretaris desa Rp 2,25 juta, kemudian kepala seksi kepala urusan dan kepala dusun Rp 2,05 juta, namun saat ini akan mengalami penyesuaian sekitar 20 persen. Untuk tunjangan jabatan tidak mengalami penurunan baik sebelum atau setelah penyesuaian. Kepala desa tetap memperoleh tunjangan senilai Rp 1,25 juta, sekdes Rp 300 ribu, dan kasi serta kaur Rp 100 ribu. Namun, untuk ketua BPD serta anggotanya mengalami penurunan masing-masing Rp 100 ribu. Jika sebelumnya ketua BPD mendapatkan tunjangan senilai Rp 800 ribu, setelah penyesuaian menjadi Rp 700 ribu. Lalu wakil ketua, dari Rp 600 ribu menjadi Rp 500 ribu, sekretaris BPD dari Rp 500 ribu jadi Rp 400 ribu, dan anggota dari Rp 400 ribu sampai Desember tahun ini hanya menerima tunjangan Rp 300 ribu.(wfm/san)
Kades Kompak Tolak Pengurangan Siltap
Jumat 08-10-2021,22:06 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,20:25 WIB
Jangan Lewatkan! Heritage in Motion Tanoh Krakatau Hadir di Bukit Aslan 8 Agustus 2026
Selasa 28-07-2026,19:58 WIB
Musim Kemarau Jadi Perhatian, Kasus ISPA dan Pneumonia di Bandar Lampung Mengalami Peningkatan
Selasa 28-07-2026,19:50 WIB
Kementerian PU Bangun 10.789 Sumur Bor untuk Antisipasi Kekeringan dan Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Selasa 28-07-2026,19:39 WIB
Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan Pangkormar Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Stabilitas Jakarta
Selasa 28-07-2026,19:42 WIB
Gempa M 7,1 Guncang Jepang Barat Daya, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan
Terkini
Selasa 28-07-2026,21:08 WIB
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan
Selasa 28-07-2026,20:32 WIB
Masih Percaya Orang Sakit Harus Makan Bubur? Ahli Gizi Jelaskan Mengapa Protein Justru Dibutuhkan Tubuh
Selasa 28-07-2026,20:25 WIB
Jangan Lewatkan! Heritage in Motion Tanoh Krakatau Hadir di Bukit Aslan 8 Agustus 2026
Selasa 28-07-2026,19:58 WIB
Musim Kemarau Jadi Perhatian, Kasus ISPA dan Pneumonia di Bandar Lampung Mengalami Peningkatan
Selasa 28-07-2026,19:50 WIB