radartvnews.com - Persoalan temuan BPK RI perwakilan Lampung terhadap satker di lingkungan Pemkab Lamsel, menjadi perhatian dprd lamsel.ini apabila Pemkab Lampung Selatan belum juga menyelesaikan persoalan aset daerah yang belum tuntas sampai saat ini. DPRD Lampung Selatan meminta keseriusan dan komitmen pemerintah daerah setempat dalam penyelesaian persoalan asset daerah, karena pengelolaan asset daerah menjadi salah satu parameter catatan penilaian hasil pemeriksaan keuangan daerah dari BPK. Ini disampaikan juru bicara badan anggaran DPRD Lampung Selatan. Jenggis Khan Haikal pada pembahasan rancangan peraturan daerah, tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2015. Menurut Jengis Khan, apabila kedepan belum juga ada penyelesaian, maka DPRD Lampung Selatan akan menjalankan fungsinya sesuai amanat Undang-Undang nomor 15 tahun 2004, tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, pada pasal 21 ayat 1, yang menyatakan, lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK dengan melakukan pembahasan sesuai dengan kewenangannya. Dan berdasarkan peraturan Menteri dalam negeri RI nomor 13 tahun 2010, tentang pedoman pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD, terhadap tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, pada pasal 4 ayat 1, DPRD meminta kepada BPK, laporan hasil pemeriksaan setelah dikonfirmasi dengan SKPD, dan pasal 5 ayat 1, DPRD melakukan pembahasan hasil pemeriksaan BPK dalam rapat panitia kerja. Pada ayat 2 pembahasan, dilakukan dengan ketentuan, apabila, pada laporan hasil pemeriksaan keuangan dengan opini wajar dengan pengecualian, opini tidak wajar atau pernyataan menolak memberikan opini. Kemudian pada Pasal 6 huruf e ayat 1, meminta BPK untuk memberikan penjelasan kepada DPRD atas laporan hasil pemeriksaan BPK, dalam hal menemukan ketidakjelasan atas aspek tertentu dan, atau temuan di satuan kerja tertentu yang tertuang dalam laporan hasil pemeriksaan Bpk. Dan pada ayat 2 meminta BPK, untuk melakukan pemeriksaan lanjutan, dalam hal menemukan aspek-aspek tertentu dan, atau temuan di satuan kerja tertentu, yang tertuang dalam laporan hasil pemeriksaan BPK, yang memerlukan pendalaman lebih lanjut. Pasalnya, selama empat tahun berturut turut Kabupaten Lampung Selatan mengalami penurunan opini dari BPK menjadi wajar dengan pengecualian atau WDP, penurunan opini ini disebabkan oleh persoalan asset daerah yang belum tuntas sampai saat ini.(red/ma’i/jef)
Dewan Warning Pemkab Lamsel, DPRD Lamsel Akan Minta Penjelasan BPK
Senin 19-09-2016,11:34 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 29-10-2026,12:37 WIB
Rupiah Menguat 43 Poin, Pasar Merespons Keputusan Suku Bunga The Fed
Kamis 29-10-2026,07:22 WIB
Sampaikan Visi Misi Para Carek, Ini Pesan Rektor Lusmelilia untuk Para Calon
Kamis 29-10-2026,12:29 WIB
BMKG Peringatkan Potensi Banjir di Pesawaran, Delapan Kecamatan Jadi Perhatian
Kamis 29-10-2026,14:07 WIB
Pengawasan Cukai Rokok Jadi Sorotan usai KPK Geledah Bea Cukai Kudus dan PT Djarum
Kamis 29-10-2026,14:23 WIB
Pembalut Tak Bebas PPN, Pemerintah Terapkan Tarif Efektif 11 Persen
Terkini
Kamis 29-10-2026,23:59 WIB
Kapal Pesiar Mendadak Hentikan Operasi, 200 Penumpang Terlantar di Kamboja
Kamis 29-10-2026,23:44 WIB
Gas Lebih Hemat, tetapi Apakah Semua Dapur MBG di Lampung Bisa Menikmatinya?
Kamis 29-10-2026,23:35 WIB
Hujan Kembali Guyur Bandar Lampung, Kota Terasa Dingin, Berapa Suhu Tercatat BMKG?
Kamis 29-10-2026,23:35 WIB
Kereta Jarak Jauh Bakal Masuk Stasiun Manggarai, Pembangunan Ditargetkan Rampung 2027
Kamis 29-10-2026,23:30 WIB