Radartvnews.com – KS oknum ASN di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung tak memenuhi panggilan polisi terkait laporan 18 pegawai honorer Satgas Covid-19, Selasa (15/6). Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana menjelaskan untuk saat ini penyidik akan melakukan penjadwalan ulang pemanggilan terhadap KS untuk dimintai klarifikasi terkait laporan yang dibuat oleh para honorer. Saat ini sudah enam saksi diperiksa, namun bila diperlukan pemanggilan saksi akan kembali dilakukan. Diketahui sebelumnya, KS yang saat itu menjabat sebagai bendahara di BPBD Kota Bandar Lampung dilaporkan oleh 18 pegawai honorer Satgas Covid-19 atas dugaan penggelapan dana pinjaman di Mapolresta Bandar Lampung. Dimana dana blokiran dari pinjaman kredit terhadap 72 honorer hanya dapat dicairkan dengan menggunakan slip. Namun saat para honorer tersebut akan mengambil dana blokiran ke pihak bank, dana tersebut telah diambil oleh KS.(rmd/san)
Mangkir, Polisi Kembali Panggil ASN BPBD
Selasa 15-06-2021,21:20 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 04-08-2026,17:23 WIB
Sejarah Baru di EWC MLBB 2026, Team Spirit Sabet Gelar Juara Dunia
Selasa 04-08-2026,17:38 WIB
Senyum Guru Dan Harapan Sekolah Rusak Usai MK Coret Anggaran MBG dari Pos Pendidikan
Selasa 04-08-2026,21:28 WIB
Survei DAMRI Dimulai, Suara Masyarakat Jadi Kunci Pengembangan Rute Baru di Lampung Selatan
Selasa 04-08-2026,21:36 WIB
15 Mahasiswa KPI UIN RIL Resmi Diserahkan ke Radar Lampung TV dalam program PKL 2026
Selasa 04-08-2026,13:32 WIB
Daun Stevia Disebut Lebih Manis dari Gula, Benarkah Lebih Sehat?
Terkini
Rabu 05-08-2026,12:27 WIB
Puluhan Siswa di Jayapura Diduga Keracunan Usai Santap MBG, RSUD Yowari Dirikan Tenda Darurat
Rabu 05-08-2026,12:10 WIB
Syahrini Comeback dengan Lagu Baru 'Kau Yang Utama', Rilis 7 Agustus 2026
Rabu 05-08-2026,11:45 WIB
Banyak Akun WhatsApp Tiba-Tiba Kena Banned, Meta Akui Sedang Perbaiki Gangguan
Rabu 05-08-2026,11:38 WIB
Dua Pendaki Gunung Piramid Ditemukan Meninggal, Evakuasi Ditunda karena Medan Berbahaya
Rabu 05-08-2026,11:21 WIB