Kremian Bikin Gatal di Malam Hari, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kremian Bikin Gatal di Malam Hari, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

--

RADARTVNEWS.COM — Kremian merupakan istilah yang umum digunakan untuk menyebut infeksi cacing kremi atau Enterobius vermicularis. Kondisi ini dapat dialami anak-anak maupun orang dewasa, tetapi lebih sering ditemukan pada anak usia 5-10 tahun. 

Salah satu tanda yang paling khas adalah rasa gatal di sekitar anus, terutama pada malam hari.

Cacing kremi memiliki bentuk kecil, tipis, dan berwarna putih. Infeksi terjadi ketika telur cacing masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman, tangan, atau benda yang telah terkontaminasi. Telur juga dapat terhirup dan kemudian masuk ke saluran pencernaan. 

Kebiasaan tidak mencuci tangan setelah menggunakan toilet atau sebelum makan dapat meningkatkan risiko penularan.

Gejala Kremian yang Perlu Diperhatikan

Tidak semua penderita kremian mengalami gejala yang jelas. Namun, ketika gejala muncul, beberapa keluhan yang dapat terjadi antara lain:

  • Gatal di sekitar anus, terutama pada malam hari.
  • Sulit tidur atau gelisah akibat rasa gatal.
  • Iritasi, kemerahan, atau luka di sekitar anus karena sering digaruk.
  • Sakit perut dan mual.
  • Nafsu makan menurun.
  • Tubuh terasa lesu.
  • Pada kondisi tertentu dapat muncul diare atau gangguan saat buang air kecil.

BACA JUGA:7 Tanaman Herbal Bantu Redakan Nyeri Otot dan Sendi, Mudah Ditemukan di Rumah

Cacing kremi biasanya bertelur di sekitar anus pada malam hari. Inilah yang menjadi salah satu alasan rasa gatal lebih terasa ketika malam. Cacing tersebut juga dapat terlihat pada tinja sebagai benda kecil menyerupai benang putih.

Cara Diagnosis dan Pengobatan

Diagnosis dapat dilakukan melalui pemeriksaan dokter. Salah satu metode yang digunakan adalah tes selotip, yakni menempelkan selotip bening pada area sekitar anus pada pagi hari sebelum mandi atau buang air. Sampel kemudian diperiksa menggunakan mikroskop untuk mengetahui keberadaan telur cacing.

Pengobatan kremian umumnya menggunakan obat cacing, seperti pyrantel pamoate, mebendazole, atau albendazole. Penggunaan obat sebaiknya mengikuti petunjuk dokter karena aturan pemakaian dapat berbeda. Mengingat infeksi mudah menular, anggota keluarga atau orang yang tinggal serumah juga dapat dianjurkan menjalani pengobatan untuk mencegah penularan kembali.

Selain obat, kebersihan lingkungan juga perlu diperhatikan. Sprei, pakaian, handuk, pakaian dalam, mainan, karpet, serta permukaan yang sering disentuh perlu dibersihkan secara rutin. 

Pakaian dan perlengkapan tertentu dapat dicuci dengan air panas dan dikeringkan di bawah sinar matahari.

Langkah Mencegah Kremian

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: