Sebelum Populer di Dunia Makeup, Begini Sejarah Panjang Bulu Mata Palsu
Fake Eyelashes, trend makeup kekinian--Pinterest
RADARTVNEWS.COM — Bulu mata palsu kini menjadi salah satu produk kecantikan yang digunakan untuk mempertegas tampilan mata. Hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari model natural hingga tebal dan dramatis, produk ini menawarkan cara praktis untuk mendapatkan bulu mata yang tampak lebih panjang dan lentik.
Namun, keinginan untuk memperindah tampilan mata bukanlah tren baru. Sejak peradaban Mesir Kuno, riasan mata telah digunakan untuk mempertegas penampilan dan memiliki makna tertentu dalam kehidupan masyarakat. Meski begitu, penggunaan riasan mata pada masa tersebut perlu dibedakan dari bulu mata palsu modern yang menambahkan rambut buatan pada garis mata.
Seiring waktu, berbagai inovasi mulai dikembangkan untuk menghasilkan bulu mata buatan. Perjalanan panjang tersebut menunjukkan bahwa tren kecantikan yang populer saat ini memiliki sejarah yang jauh lebih lama daripada perkembangan industri makeup modern.
Berawal dari Rancangan Bulu Mata Buatan
Pada awal abad ke-20, perkembangan bulu mata buatan mulai tercatat melalui sejumlah paten. Karl Nessler mematenkan metode pembuatan bulu mata buatan di Inggris pada 1902. Kemudian, Anna Taylor memperoleh paten Amerika Serikat pada 1911 untuk rancangan bulu mata berbentuk lengkung dengan rambut-rambut kecil yang dipasang di atasnya.
Perkembangan ini menjadi bagian penting dalam sejarah bulu mata palsu. Meski demikian, keduanya tidak dapat disebut sebagai satu-satunya penemu karena inovasi produk tersebut berkembang melalui berbagai eksperimen dan rancangan pada masa itu.
Popularitas bulu mata palsu semakin meningkat ketika industri film mulai menggunakannya untuk mempertegas ekspresi aktor di depan kamera. Pada 1916, sutradara D. W. Griffith dikisahkan meminta bulu mata yang dramatis untuk aktris Seena Owen dalam film Intolerance. Penggunaan bulu mata buatan untuk kebutuhan layar lebar kemudian ikut memperkenalkan tren tersebut kepada masyarakat luas.
Dari Kebutuhan Film hingga Tren Makeup Modern
Memasuki dekade 1960-an, bulu mata palsu semakin menonjol dalam tren riasan mata yang dramatis. Penggunaannya tidak lagi terbatas pada panggung dan film, tetapi juga menjadi bagian dari gaya kecantikan sehari-hari. Seiring perkembangan industri kosmetik, bentuk, bahan, dan metode pemasangannya terus mengalami perubahan.
Kini, bulu mata palsu tersedia dalam berbagai jenis, salah satunya bulu mata strip yang dipasang menggunakan perekat khusus dan dapat dilepas setelah pemakaian. Selain itu, ada pula eyelash extension atau sambung bulu mata, yaitu pemasangan serat tambahan pada bulu mata alami untuk menghasilkan tampilan yang lebih panjang atau bervolume.
Keduanya memiliki metode penggunaan dan perawatan yang berbeda. Bulu mata strip umumnya dilepas setelah digunakan, sedangkan eyelash extension memerlukan perawatan berkala. Perkembangan ini memperlihatkan bagaimana keinginan untuk mempertegas tampilan mata terus mendorong inovasi dalam industri kecantikan hingga saat ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: ever.co.id