PAMSIMAS Pesawaran Dipantau, Cipta Karya Mulai Siapkan Program Sanitasi 2027
Tangkapan Layar -PU Pesawaran-Instagram
PESAWARAN, RADARTVNEWS.COM — Pembangunan sarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Kabupaten Pesawaran, Lampung, terus mendapat pengawasan. Setelah monitoring dan evaluasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Tahun Anggaran 2026, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum juga mulai mempersiapkan pelaksanaan program sanitasi berbasis masyarakat untuk 2027.
BPBPK Lampung melaksanakan monitoring dan evaluasi PAMSIMAS Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Pesawaran pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan memantau progres pelaksanaan pekerjaan, memastikan kesesuaian pembangunan dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku, sekaligus mengidentifikasi kendala yang ditemukan di lapangan.
Pengawasan ini menjadi penting karena pembangunan infrastruktur air minum dan sanitasi tidak cukup hanya dilihat dari penyelesaian fisiknya. arana yang dibangun diharapkan benar-benar berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat penerima program.
Cipta Karya Siapkan Sanitasi 2027
Perkembangan terbaru datang dari Direktorat Jenderal Cipta Karya. Dalam kegiatan yang dipublikasikan pada Senin, 26 Oktober 2026, Cipta Karya melakukan sosialisasi pengisian daftar periksa verifikasi teknis Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Sanitasi 2027.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa persiapan program sanitasi untuk tahun anggaran berikutnya mulai dilakukan, termasuk melalui proses verifikasi teknis sebelum pelaksanaan kegiatan.
Secara nasional, program IBM bidang Cipta Karya tahun 2027 direncanakan menjangkau 3.246 lokasi dengan anggaran sekitar Rp1,91 triliun. Program tersebut mencakup sejumlah kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat, termasuk PAMSIMAS, sanitasi berbasis masyarakat, sanitasi lembaga pendidikan keagamaan, serta tempat pengolahan sampah dengan prinsip 3R.
Kementerian PU sebelumnya menyampaikan bahwa program berbasis masyarakat diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar sekaligus memperkuat keterlibatan warga dalam pembangunan.
BACA JUGA:Harga Kakao Kering Tembus Rp80 Ribu per Kg, OJK Dorong Petani Pesawaran Naik Kelas
Pengawasan Jadi Kunci
Rangkaian monitoring PAMSIMAS 2026 dan persiapan verifikasi teknis program sanitasi 2027 memperlihatkan pentingnya pengawasan sejak tahap pelaksanaan hingga persiapan program berikutnya.
Di tingkat daerah, proses tersebut diharapkan dapat memastikan pembangunan infrastruktur dasar sesuai kebutuhan masyarakat dan tidak berhenti pada pemenuhan target pembangunan fisik.
Khusus PAMSIMAS, manfaat yang diharapkan adalah meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan air minum yang layak dan berkelanjutan.
Sementara untuk program sanitasi, proses verifikasi teknis menjadi bagian penting agar pembangunan yang direncanakan memiliki kesiapan dan sasaran yang jelas.
Dengan pengawasan dan verifikasi yang dilakukan sejak awal, program infrastruktur berbasis masyarakat diharapkan dapat lebih tepat sasaran, berkualitas, serta memberikan manfaat langsung bagi warga.
BACA JUGA:Pisang Jadi Buah Terbanyak di Pesawaran, Ternyata Bisa Diolah Jadi Camilan hingga Menu Sehat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: bpbpk lampung