Sebanyak 167 Kasus HIV Baru Terdeteksi di Buleleng, Termasuk 8 Remaja

Sebanyak 167 Kasus HIV Baru Terdeteksi di Buleleng, Termasuk 8 Remaja

Dinkes Buleleng mencatat 167 kasus baru HIV sepanjang Januari-Agustus 2026, dengan penularan melalui hubungan heteroseksual menjadi faktor risiko terbanyak.--

RADARTVNEWS.COM - Sebanyak 167 kasus baru Human Immunodeficiency Virus (HIV) tercatat di Kabupaten Buleleng, Bali, selama periode Januari hingga Agustus 2026. 

Data tersebut berasal dari hasil surveilans HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng yang ditarik pada 8 September 2026.

Kepala Dinkes Buleleng, dr. Sucipto, mengatakan kasus baru paling banyak ditemukan pada kelompok usia 20-29 tahun dengan 58 kasus.

"Dari 167 temuan kasus baru tersebut, kelompok usia 20-29 tahun menjadi yang terbanyak dengan 58 kasus. Selanjutnya, kelompok usia 40-49 tahun sebanyak 36 kasus, usia 30-39 tahun 33 kasus, dan usia 50-59 tahun sebanyak 24 kasus," kata Sucipto, Rabu (7/10/2026).

Selain kelompok usia tersebut, Dinkes Buleleng juga menemukan kasus HIV pada kelompok usia remaja. 

BACA JUGA:Asap Karhutla Masuk Rumah, Ini Cara Menjaga Kesehatan Keluarga

Sebanyak delapan kasus tercatat pada kelompok usia 15-19 tahun.

Sementara itu, lima kasus ditemukan pada kelompok usia 60 tahun ke atas. 

Kemudian, dua kasus tercatat pada anak usia 1-4 tahun dan satu kasus pada kelompok usia 5-14 tahun.

Jumlah temuan baru hingga Agustus 2026 tersebut masih lebih rendah dibandingkan total kasus baru sepanjang 2025. 

Pada tahun lalu, tercatat sebanyak 231 kasus baru HIV di Buleleng.

Dari sisi faktor risiko, hubungan heteroseksual menjadi faktor yang paling banyak ditemukan pada kasus baru HIV di Buleleng. 

Sucipto menyebut terdapat 126 kasus atau sekitar 75,4 persen yang berkaitan dengan faktor risiko tersebut.

"Diikuti homoseksual sebanyak 20 kasus, kategori lainnya 16 kasus, biseksual empat kasus, dan penularan perinatal satu kasus," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: kompas.com

Berita Terkait