BMKG Gelar Sekolah Lapang Iklim Inklusi di Kupang

BMKG Gelar Sekolah Lapang Iklim Inklusi di Kupang

BMKG menggelar Sekolah Lapang Iklim Inklusi di Kupang.--BMKG

RADARTVNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Kelas I Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat upaya adaptasi sektor pertanian terhadap variabilitas dan perubahan iklim melalui Sekolah Lapang Iklim Inklusi (SLII). 

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Catholic Relief Services (CRS), dan Yayasan CIS Timor untuk memperkuat adaptasi sektor pertanian terhadap perubahan iklim dan risiko El Niño. 

Program yang berlangsung selama tiga bulan dengan 12 kali pertemuan ini resmi ditutup melalui acara panen raya pada 24 September 2026 di Desa Tuakau, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang. 

Sebanyak 30 petani dari Desa Tuakau, Desa Nuataus, dan Desa Naitae menjadi peserta aktif dengan melibatkan kelompok rentan seperti ibu hamil dan penyandang disabilitas secara inklusif.

Melalui pembelajaran kelas dan praktik lapangan, para peserta dibekali kemampuan membaca pemantauan serta prediksi iklim agar dapat menentukan waktu tanam, penyiapan lahan, dan pemilihan varietas benih yang tepat. 

Selain itu, mereka diajarkan teknik pengolahan pascapanen, seperti mengolah jagung menjadi perkedel, nasi jagung, hingga keripik, serta memanfaatkan limbah tanaman untuk pakan ternak dan pupuk organik.

Langkah ini diambil karena dinamika iklim global sering memicu kekeringan dan ancaman gagal panen di NTT. Dengan pemahaman iklim yang memadai, petani tidak lagi hanya bergantung pada kebiasaan tradisional, tetapi mampu menyesuaikan pola tanam secara akurat dan mengoptimalkan sumber daya air yang ada untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

BACA JUGA:Pulih dan Kembali Produktif, Pemerintah Siapkan Rehabilitasi Narkoba Berbasis Teknologi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: bmkg