TPS Plosojenar Terbakar, Kebakaran diduga dipicu Oleh Pembakaran Slamper Tebu

TPS Plosojenar Terbakar, Kebakaran diduga dipicu Oleh Pembakaran Slamper Tebu

TPS Plosojenar yang terletak di Desa Plosojenar, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah--

RADARTVNEWS.COM – Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Plosojenar di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terbakar. Kobaran api dan kepulan asap tebal terlihat membubung dari tumpukan sampah di area seluas sekitar 2 hektare. Kebakaran diduga bermula ketika warga membakar sisa batang tebu setelah musim panen. Api kemudian cepat merambat ke tumpukan sampah akibat kondisi cuaca panas dan angin kencang. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Petugas pemadam Kebakaran bersama TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati dikerahkan untuk memadamkan api. Sekitar delapan unit mobil pemadam Kebakaran dan mobil tangki air diterjunkan ke lokasi. Petugas menghadapi sejumlah kendala selama proses pemadaman. Akses menuju titik api yang sempit menyulitkan mobil pemadam untuk mendekati lokasi. Selain itu, keterbatasan pasokan air turut menghambat upaya pemadaman. Meski api membakar area TPS yang cukup luas, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Petugas gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala serta mencegah Kebakaran meluas ke area di sekitar TPS. 

"Laporan jam 9, suhu panas sampah rentan terbakar," jelas Heru ditemui di lokasi, Rabu (23/9).

Heru menjelaskan kebakaran diduga berasal dari sampah plastik yang terbakar karena suhu panas. Sejumlah mobil pemadam kebakaran telah diterjunkan ke lokasi.

"2 unit, tangki 3 unit. Ini teman BPBD geser ke sini, ini kendaraan Amoered Water Cannon (AWC) Polresta Pati sedang dalam perjalanan," ujarnya.

Kobaran api dengan cepat merembet ke area penampungan sampah. Tiupan angin kencang membuat api semakin membesar dan menyulitkan proses pemadaman.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan informasi awal, pembakaran slamper tebu dilakukan sekitar pukul 08.30 WIB sebelum api merembet ke kawasan TPS.

“Diupayakan agar segera padam, Mas. Kebakaran ini dipicu ada yang membakar slamper tebu milik tetangganya. Saat ini terduga pelaku sudah diamankan dan sedang diinterogasi oleh pihak kepolisian,” ujar Tulus.

Menurutnya, pembakaran slamper tebu pada siang hari sangat berisiko karena kondisi angin dapat membuat api dengan cepat menjalar ke area sekitar.

Untuk menangani kebakaran, petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Tulus menyebut sedikitnya lima armada pemadam kebakaran diterjunkan, dibantu sejumlah truk tangki untuk menyuplai air.

“Kalau armada pemadamnya ada sekitar lima unit. Namun, pasokan air cukup banyak karena bantuan dari mobil tangki penyuplai air yang terus berdatangan ke lokasi,” tuturnya.

Kobaran api dan asap tebal masih terlihat dari tumpukan sampah. Petugas bersama warga dan pihak terkait terus melakukan pemadaman terhadap sejumlah titik api untuk mencegah kebakaran meluas.

Hingga sekitar pukul 13.00 WIB, proses pemadaman masih berlangsung. Sementara itu, dugaan penyebab kebakaran dan pihak yang melakukan pembakaran lahan masih dalam penanganan serta pemeriksaan kepolisian.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: