Pertamina Blokir 2.793 QR Code Biosolar Bersubsidi di Lampung Selama 2026

Pertamina Blokir 2.793 QR Code Biosolar Bersubsidi di Lampung Selama 2026

Pertamina Blokir 2.793 QR Code Biosolar Bersubsidi di Lampung Selama 2026-Ilustrasi Dari Magnific-Magnific

RADARTVNEWS.COM – Pengawasan penyaluran Biosolar bersubsidi di Lampung diperketat setelah Pertamina Patra Niaga menemukan ribuan transaksi yang terindikasi tidak sesuai dengan ketentuan. Sepanjang 2026, sebanyak 2.793 QR Code pembelian telah diblokir.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan pemblokiran dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap transaksi pembelian BBM bersubsidi.

“Pengawasan terus kami perkuat untuk memastikan penyaluran Biosolar tepat sasaran. Sepanjang 2026, kami telah melakukan pembinaan terhadap 69 SPBU dan memblokir 2.793 QR Code yang berdasarkan hasil evaluasi terindikasi tidak sesuai ketentuan,” ujar Rusminto, Selasa (15/9).

Menurut Rusminto, pemblokiran QR Code merupakan bagian dari mekanisme pengawasan dan evaluasi transaksi. Kebijakan tersebut bukan ditujukan untuk mengurangi penyaluran Biosolar kepada masyarakat yang memang berhak menerima BBM bersubsidi.

Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan sistem digital serta pemantauan langsung di lapangan. Pertamina melakukan verifikasi pembelian melalui QR Code, monitoring transaksi, identifikasi transaksi yang dianggap tidak wajar, hingga pemeriksaan rekaman CCTV di SPBU.

Selain itu, Pertamina melakukan inspeksi mendadak secara rutin bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Pemeriksaan juga dilakukan secara sampling melalui rekaman CCTV SPBU untuk memastikan proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan.

Tidak hanya memblokir QR Code, Pertamina juga memberikan sanksi kepada lembaga penyalur yang terbukti melakukan pelanggaran. Sepanjang 2026, sebanyak 70 surat sanksi telah diberikan kepada SPBU sebagai bagian dari pembinaan dan penegakan aturan penyaluran BBM bersubsidi.

Di sisi lain, Pertamina mencatat adanya peningkatan konsumsi Biosolar di Lampung. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi oleh disparitas harga antara BBM bersubsidi dan nonsubsidi, yang mendorong sebagian masyarakat beralih menggunakan BBM bersubsidi.(*) 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: lampung geh news (@lampunggehnews)