Sama-sama Hijau, Ternyata Matcha dan Teh Hijau Tak Sepenuhnya Serupa

Sama-sama Hijau, Ternyata Matcha dan Teh Hijau Tak Sepenuhnya Serupa

Walaupun sama-sama dari teh, matcha dan teh hijau tidaklah sama. --Pinterest

RADARTVNEWS.COM — Belakangan ini, matcha kian akrab di telinga masyarakat Indonesia. Mulai dari kedai kopi hingga rumah tangga, minuman berwarna hijau pekat ini jadi kegemaran menggantikan segelas teh hijau biasa yang lebih dulu populer.

Tak jarang, keduanya dianggap sebagai barang yang sama, hanya beda kemasan. Padahal, menurut sejumlah sumber kesehatan, anggapan itu kurang tepat.

Matcha dan teh hijau memang lahir dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis. Tanaman inilah yang juga menjadi cikal bakal teh oolong dan teh hitam. Namun sejak proses penanaman, perjalanan keduanya sudah mulai berbeda.

1. Beda Sejak di Kebun

Teh hijau biasa dibiarkan tumbuh di lahan terbuka dan terkena sinar matahari secara langsung. Sementara itu, daun yang akan diolah menjadi matcha justru sengaja dinaungi atau dipindahkan ke tempat teduh sekitar dua hingga tiga minggu sebelum dipanen.

Minim paparan sinar matahari membuat daun teh memproduksi lebih banyak klorofil dan asam amino, sehingga warnanya jadi lebih hijau pekat dan rasanya lebih “gurih” alias umami.

Setelah dipanen, daun untuk matcha dipisahkan dari tulang dan batangnya, dikukus sebentar agar warnanya tetap terjaga, lalu dikeringkan dan digiling halus menggunakan batu granit hingga menjadi bubuk lembut. 

BACA JUGA:Matcha Kian Populer, Ini Alasan dan Manfaat di Baliknya

Proses pada daun teh hijau biasanya cukup dikukus atau disangrai, digulung, kemudian dikeringkan dalam bentuk daun utuh atau remahan, siap diseduh dan disaring ampasnya.

Perbedaan proses ini yang membuat cara menikmatinya berbeda. Teh hijau diseduh, lalu daunnya dibuang setelah air menyerap sarinya. Sedangkan saat minum matcha, bubuknya justru ikut terminum seluruhnya bersama air, sehingga nutrisi yang masuk ke tubuh pun jauh lebih utuh.

2. Soal Rasa dan Tampilan

Seduhan teh hijau umumnya berwarna hijau kekuningan yang jernih, sedangkan matcha tampil dengan warna hijau pekat nan keruh serta tekstur yang lebih kental, apalagi jika dikocok menggunakan alat khusus bernama chasen hingga berbusa.

Soal rasa, teh hijau cenderung ringan dengan sedikit sensasi pahit dan aroma segar seperti rerumputan. Matcha tampil lebih kuat, creamy, sedikit manis, dengan sentuhan umami khas yang membuatnya belakangan sering diolah menjadi latte.

3. Kandungan dan Manfaat bagi Tubuh

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait