Kebakaran Pabrik Bingkai di Duren Sawit Terkendala Akses dan Pasokan Air
Petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman terhadap bangunan yang terbakar. Foto ini digunakan sebagai ilustrasi.-Przemyslaw Cyrulinski/Pexels-Pexels
RADARTVNEWS.COM - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menghadapi sejumlah kendala saat memadamkan kebakaran pabrik bingkai di Jalan Lampiri Raya, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2026) dini hari.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 00.25 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 00.31 WIB.
Namun, akses menuju lokasi kebakaran cukup sempit sehingga kendaraan pemadam mengalami sedikit keterlambatan untuk mencapai titik api.
Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman awal. Akan tetapi, banyaknya kabel di sekitar area kebakaran membuat petugas harus lebih berhati-hati.
Selain kabel, keterbatasan sumber air juga menjadi kendala dalam proses pemadaman. Lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk, sedangkan sumber air terdekat berada cukup jauh.
Petugas kemudian mengambil air dari Kalimalang yang berjarak sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dari lokasi kebakaran. Dua unit penyedot air disiagakan untuk menjaga pasokan air tetap tersedia selama proses pemadaman.
Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 03.00 WIB. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api merambat ke rumah warga yang berada di sekitar pabrik.
Muchtar mengatakan satu rumah warga juga ikut terdampak kebakaran. Setelah api berhasil dilokalisir, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga pagi hari.
Proses pendinginan kembali menghadapi kendala karena bangunan pabrik telah roboh. Material seperti seng menutupi sejumlah titik api sehingga petugas perlu menggeser dan mengurainya untuk memastikan tidak ada bara yang masih menyala.
Gulkarmat membutuhkan kendaraan berat untuk membantu memindahkan material bangunan dan membuka akses menuju titik-titik api yang masih tersembunyi di bawah reruntuhan.
Sebanyak 25 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Sebanyak 20 unit berasal dari wilayah DKI Jakarta dan lima unit merupakan bantuan dari Kota Bekasi.
BACA JUGA:Kericuhan di PT BSA Lampung Tengah, Gudang dan Mess Karyawan Terbakar
Sementara itu, sekitar 125 personel terlibat dalam proses pemadaman. Rinciannya 100 personel berasal dari Jakarta dan 25 personel dari Kota Bekasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: antara