Pilih Air Hangat Atau Dingin, Ini Faktanya Bagi Kesehatan
Ilustrasi segelas air hangat dan air dingin--Pinterest
RADARTVNEWS.COM – Sebagian masyarakat masih percaya bahwa air hangat lebih sehat dibandingkan air dingin. Tak sedikit pula yang sengaja menghindari minuman dingin karena dianggap dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari sakit tenggorokan hingga flu. Lantas, benarkah anggapan tersebut?
Jawabannya ternyata tidak sepenuhnya benar. Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa air hangat secara umum lebih sehat dibandingkan air dingin. Keduanya sama-sama memiliki manfaat bagi tubuh, tergantung pada kondisi kesehatan, aktivitas, dan kebutuhan masing-masing individu.
Secara medis, fungsi utama air minum adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi. Baik air hangat maupun air dingin sama-sama mampu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Perbedaan suhu air tidak mengurangi manfaat utama tersebut, selama dikonsumsi dalam jumlah yang cukup setiap hari.
BACA JUGA:Manfaat Minum Air Putih yang Cukup Setiap Hari
Air hangat memang memiliki sejumlah manfaat pada kondisi tertentu. Minuman bersuhu hangat dapat membantu memberikan rasa nyaman ketika tenggorokan terasa kering atau tidak nyaman, membantu meredakan hidung tersumbat karena uap hangat yang dihasilkan, serta membuat tubuh terasa lebih rileks. Selain itu, air hangat juga dipercaya dapat membantu memperlancar proses pencernaan pada sebagian orang, meskipun manfaat tersebut dapat berbeda pada setiap individu.
Di sisi lain, air dingin juga bukan minuman yang berbahaya bagi orang sehat. Justru, air dingin dapat membantu menurunkan suhu tubuh setelah berolahraga atau saat cuaca panas. Sensasi segar yang diberikan juga membuat sebagian orang lebih mudah memenuhi kebutuhan cairan hariannya sehingga risiko dehidrasi dapat berkurang.
Banyak orang menganggap bahwa minum air dingin dapat menyebabkan flu atau batuk. Padahal, flu disebabkan oleh infeksi virus, bukan karena suhu air yang diminum. Sementara itu, pada sebagian orang yang memiliki tenggorokan sensitif, air dingin memang dapat memicu rasa tidak nyaman, tetapi bukan menjadi penyebab utama penyakit tersebut.
Meski demikian, ada beberapa kondisi yang membuat air hangat lebih disarankan, misalnya ketika mengalami sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau gangguan pencernaan ringan. Sebaliknya, air dingin lebih cocok dikonsumsi setelah melakukan aktivitas fisik berat atau berada di lingkungan dengan suhu yang tinggi untuk membantu tubuh kembali terasa segar.
BACA JUGA:Sering Minum Air Hangat Saat Perut Kosong? Jangan Kaget, Ini Efek Aslinya Bagi Tubuh!
Yang terpenting, memiliki pola hidup yang sehat serta menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan memenuhi kebutuhan cairan setiap hari jauh lebih berpengaruh terhadap kesehatan dibandingkan memperdebatkan suhu air yang diminum. Baik air hangat maupun air dingin tetap dapat memberikan manfaat selama dikonsumsi dalam jumlah yang cukup dan sesuai kebutuhan tubuh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: halodoc.com