Microsleep Bisa Berakibat Fatal, Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya
microsleep-pinterest-pinterest: topictree
RADARTVNEWS.COM – Rasa kantuk saat berkendara sering kali dianggap hal yang biasa. Padahal, kondisi tersebut bisa memicu microsleep, yaitu tidur singkat yang berlangsung hanya beberapa detik tanpa disadari. Meski terjadi dalam waktu sangat singkat, microsleep dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Microsleep umumnya dialami seseorang yang kurang tidur, kelelahan, atau melakukan aktivitas monoton dalam waktu lama. Karena terjadi tanpa disadari, kondisi ini membuat seseorang kehilangan fokus dan tidak mampu merespons situasi di sekitarnya.
Lantas, apa sebenarnya microsleep dan bagaimana cara mencegahnya?
Apa Itu Microsleep?
Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang tertidur selama beberapa detik tanpa disadari. Meski hanya berlangsung singkat, otak kehilangan kesadaran sementara sehingga tubuh tidak dapat merespons lingkungan sekitar dengan baik.
Kondisi ini sering terjadi saat mengemudi jarak jauh, bekerja hingga larut malam, atau melakukan aktivitas berulang yang membuat tubuh kelelahan.
Apa Penyebab Microsleep?
Kurang tidur menjadi penyebab utama microsleep. Selain itu, jadwal tidur yang tidak teratur, kelelahan fisik, bekerja dalam waktu lama tanpa istirahat, hingga mengemudi pada malam hari juga dapat meningkatkan risikonya.
Seseorang yang mulai mengalami microsleep biasanya ditandai dengan mata terasa berat, sering menguap, sulit berkonsentrasi, hingga kepala mengangguk tanpa disadari.
BACA JUGA:Diduga Sopir Mengantuk, Avanza Tabrak Pasutri di Sekampung hingga Hantam Rumah Warga
Bagaimana Cara Mencegahnya?
Untuk mengurangi risiko microsleep, orang dewasa dianjurkan tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Jika mulai merasa mengantuk saat berkendara, sebaiknya segera menepi di tempat yang aman dan beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Selain itu, menjaga pola tidur yang teratur, menghindari begadang, serta tidak memaksakan diri beraktivitas saat tubuh lelah juga menjadi langkah penting untuk mencegah microsleep.
Meski hanya berlangsung beberapa detik, microsleep tidak boleh dianggap sepele. Mengenali penyebab dan menerapkan pola hidup sehat dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan maupun gangguan kesehatan akibat kurang tidur. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: