Dua Kasus Penembakan Gegerkan Lampung, DPRD Desak Polisi Telusuri Jaringan Senjata Api Ilegal
Wakil Ketua II DPRD Provinsi Lampung, Ismet Roni-Radar Lampung-Radar Lampung
RADARTVNEWS.COM - Maraknya kasus penembakan di Provinsi Lampung sepanjang Mei 2026 memicu kekhawatiran masyarakat terhadap peredaran senjata api ilegal yang diduga digunakan dalam berbagai aksi kriminal.
Dua peristiwa penembakan yang menewaskan korban dalam waktu berdekatan menjadi perhatian publik. Kasus pertama terjadi di Bandar Lampung saat seorang anggota kepolisian ditembak ketika memergoki aksi pencurian pada 9 Mei 2026. Selanjutnya, seorang aparatur sipil negara (ASN) juga tewas ditembak di Kota Metro pada 23 Mei 2026.
Menanggapi situasi tersebut, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Lampung, Ismet Roni, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas sumber peredaran senjata api ilegal yang digunakan para pelaku kejahatan.
Menurutnya, penggunaan senjata api dalam sejumlah tindak kriminal belakangan ini menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani demi menjaga rasa aman masyarakat.
“Beberapa kejadian kriminal sekarang menggunakan senjata api. Ini tentu meresahkan masyarakat dan perlu ditelusuri asal-usul senjata ilegal tersebut,” ujar Ismet.
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polda Lampung di bawah kepemimpinan Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf yang dinilai bergerak cepat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah meningkatnya kasus kriminalitas.
Politikus Partai Golkar itu menyebut pihaknya yakin kepolisian mampu mengungkap jaringan maupun sumber distribusi senjata api ilegal yang beredar di masyarakat.
Selain penindakan hukum, Ismet turut mendorong penguatan langkah pencegahan melalui pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik rawan kejahatan untuk membantu proses pengungkapan kasus.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu berkolaborasi dengan kepolisian guna memperkuat sistem keamanan di ruang publik.
“Harus ada kerja sama antara pemerintah dan kepolisian agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” kata dia.
Ismet juga mengapresiasi kebijakan Kapolda Lampung yang memerintahkan tindakan tegas terhadap pelaku begal dan pencurian kendaraan bermotor yang selama ini meresahkan masyarakat.
Ia menilai langkah tegas aparat dapat memberikan efek jera sekaligus menekan angka kriminalitas di Lampung.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: dprd lampung