Pose “Peace” Saat Selfie Disebut Bisa Bocorkan Data Biometrik, Benarkah?
ilustrasi: gaya foto peace sign andalan semua orang.--pinterest
RADARTVNEWS.COM — Pose dua jari atau peace sign adalah gaya favorit semua orang saat berfoto.
Mulai dari selfie santai hingga unggahan di media sosial, pose tersebut sering dianggap sebagai simbol ekspresi ceria dan santai.
Namun, gaya foto ini ramai dibahas karena dikaitkan dengan ancaman kebocoran data biometrik.
Kekhawatiran muncul setelah berkembangnya teknologi kamera beresolusi tinggi serta kecerdasan buatan yang mampu membaca detail objek dari sebuah gambar.
Dalam kondisi tertentu, pola sidik jari disebut dapat terlihat jelas dari foto yang diunggah ke internet.
Isu tersebut sebenarnya sudah pernah dibahas beberapa tahun lalu oleh pakar keamanan siber.
Kini, perkembangan teknologi AI membuat kekhawatiran itu kembali muncul karena kemampuan sistem digital semakin canggih dalam mengenali pola visual manusia.
Meski terdengar mengkhawatirkan, para ahli menyebut risiko tersebut tidak selalu mudah terjadi.
Dibutuhkan kualitas gambar yang sangat jelas, jarak dekat, serta proses teknologi tertentu untuk merekonstruksi sidik jari dari sebuah foto.
Namun demikian, masyarakat tetap diminta lebih bijak saat membagikan foto pribadi di media sosial.
Terlebih saat ini data biometrik semakin sering digunakan untuk membuka perangkat, mengakses aplikasi perbankan, hingga verifikasi identitas digital.
Banyak pengguna internet tanpa sadar mengunggah foto beresolusi tinggi yang memperlihatkan detail wajah, mata, maupun tangan secara jelas.
Padahal informasi biometrik merupakan data pribadi yang bersifat sensitif.
Pakar keamanan digital menyarankan pengguna media sosial untuk mengatur privasi akun serta menghindari unggahan dengan detail terlalu dekat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: