Jangan Diabaikan! Ini Tanda Engine Mounting Mobil Sudah Lemah
contoh engine mounting mobil-Pinterest-
RADARTVNEWS.COM – Dalam sistem konstruksi kendaraan, terdapat satu komponen yang kerap luput dari perhatian namun memiliki peran vital, yaitu engine mounting.
Komponen ini berfungsi sebagai dudukan mesin yang menghubungkan mesin dengan rangka (chassis) sekaligus meredam getaran yang dihasilkan selama proses pembakaran.
Engine mounting umumnya terbuat dari material karet elastis yang dikombinasikan dengan logam untuk menjaga kekuatan dan fleksibilitas.
Posisi komponen ini berada di area engine bay, menopang mesin agar tetap stabil saat kendaraan beroperasi.
- Fungsi Utama Engine Mounting pada Mobil
Secara teknis, engine mounting memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:
• Menopang dan menjaga posisi mesin tetap stabil
• Menghubungkan mesin dengan rangka kendaraan
• Meredam getaran dan noise dari mesin agar tidak masuk ke kabin
• Menjaga keseimbangan mesin saat akselerasi maupun deselerasi
Tanpa komponen ini, getaran mesin akan langsung diteruskan ke bodi mobil dan menurunkan kenyamanan berkendara secara signifikan.
BACA JUGA: Servis 1.000 Km Mobil Baru, Wajib atau Cuma Formalitas? Ini Faktanya
- Umur Pakai Engine Mounting
Engine mounting tergolong komponen slow moving dengan usia pakai relatif panjang. Umumnya, komponen ini mulai menunjukkan penurunan performa di kisaran 50.000 hingga 60.000 kilometer.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: