Putri Mako Tinggalkan Istana Demi Cinta, Begini Kehidupan Terbarunya
-Pinterest-
RADARTVNEWS.COM – Kehidupan baru Mako Komuro akhir-akhir ini menarik perhatian publik internasional. Mantan anggota keluarga kekaisaran Jepang ini memilih jalan hidup berbeda setelah menikah dengan pria dari kalangan biasa, Kei Komuro.
Mako merupakan keponakan dari Naruhito. Ia tumbuh dalam lingkungan kekaisaran dengan aturan dan tradisi yang kuat.
Namun, saat memutuskan menikah pada Oktober 2021, ia harus mengikuti hukum Kekaisaran Jepang yang mengharuskan perempuan kerajaan keluar dari keluarga jika menikah dengan rakyat biasa.
Pernikahan Mako dan Kei sempat menjadi perbincangan luas di Jepang. Hubungan mereka menghadapi berbagai tekanan publik yang cukup berat. Kontroversi terkait keluarga Kei sempat memicu penundaan pernikahan selama beberapa tahun.
Meski demikian, Mako tetap teguh dengan pilihannya. Ia bahkan menolak uang kompensasi dari pemerintah Jepang yang biasanya diberikan kepada anggota kerajaan yang melepas statusnya.
Setelah resmi menikah, pasangan ini memulai kehidupan baru di New York, Amerika Serikat. Mereka tinggal di apartemen sederhana dan menjalani kehidupan mandiri tanpa fasilitas kerajaan.
Kini, keduanya dikabarkan menetap di kawasan pinggiran Connecticut yang lebih tenang dan jauh dari hiruk pikuk kota besar.
Dalam kesehariannya, Mako terlihat hidup seperti masyarakat pada umumnya. Ia beberapa kali tertangkap kamera sedang berbelanja kebutuhan rumah tangga di toko lokal.
Penampilannya pun jauh dari kesan bangsawan. Gaya hidup sederhana ini menjadi kontras dengan kehidupannya dulu di lingkungan istana.
Meski tidak lagi menyandang gelar putri, Mako tetap menekuni bidang yang ia cintai. Ia dikenal memiliki latar belakang sebagai sejarawan seni. Di Amerika Serikat, ia sempat terlibat sebagai relawan di museum.
Sementara itu, Kei Komuro kini bekerja sebagai pengacara setelah berhasil lulus ujian hukum di Amerika Serikat. Karier tersebut menjadi penopang utama kehidupan rumah tangga mereka. Keduanya menjalani kehidupan yang mandiri dan jauh dari sorotan protokoler kerajaan.
Kehidupan pribadi pasangan ini juga sangat tertutup. Mereka jarang membagikan informasi ke publik, termasuk soal keluarga kecil mereka. Sikap ini sejalan dengan keinginan Mako untuk hidup lebih tenang tanpa tekanan media seperti yang ia alami sebelumnya di Jepang.
Keputusan Mako untuk meninggalkan istana dinilai sebagai langkah berani dalam sejarah modern keluarga kekaisaran Jepang. Ia memilih cinta dan kebebasan dibandingkan status dan kemewahan.
Pilihan tersebut tidak hanya mengubah hidupnya, tetapi juga membuka diskusi di Jepang tentang peran perempuan dalam sistem kerajaan yang masih sangat konservatif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: