Menkes Budi Gunadi Bagikan Rahasia Pakai Bantal Leher yang Benar Agar Mudik Gak 'Tengeng'!

Menkes Budi Gunadi Bagikan Rahasia Pakai Bantal Leher yang Benar Agar Mudik Gak 'Tengeng'!

ilustrasi penggunaan bantal leher-instagram-

RADARTVNEWS.COM – Memasuki pertengahan Maret 2026, persiapan mudik warga Lampung mulai mencapai puncaknya. Salah satu perlengkapan wajib yang tak boleh ketinggalan di dalam tas adalah bantal leher berbentuk huruf "U". Namun, tahukah Sobat Radar bahwa mayoritas dari kita selama ini salah dalam menggunakan alat bantu tidur tersebut?

Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, melalui unggahan edukatif di media sosialnya. Menurut Menkes, penggunaan bantal leher yang salah justru sering kali menjadi penyebab utama leher kaku atau "tengeng" saat sampai di kampung halaman.

Agar perjalanan mudik Sobat Radar melintasi Tol Trans-Sumatera atau naik kereta api tetap nyaman, simak rahasia tidur nyenyak ala Menkes Budi berikut ini:

1. Kesalahan Umum: Bukaan di Depan

Hampir semua orang menggunakan bantal leher dengan bagian tebal di belakang dan bukaan (kancing) berada di depan dagu.

Masalahnya: Saat kita tertidur dalam posisi duduk, secara alami kepala akan jatuh ke depan. Jika bagian belakang bantal terlalu tebal, kepala justru akan terdorong lebih maju. Akibatnya, otot leher tertarik secara berlebihan dan beban pada sendi leher menjadi sangat berat. Inilah yang menyebabkan bangun tidur bukannya segar, malah badan pegal semua.

2. Posisi Benar: Bagian Tebal di Bawah Dagu

Menkes menyarankan untuk memutar posisi bantal 180 derajat.

Triknya: Posisikan bagian bantal yang tebal tepat di bawah dagu kita, sehingga bukaan bantal berada di tengkuk belakang. Dengan posisi ini, saat Sobat Radar terlelap, dagu akan tersangga dengan sempurna oleh bantal. Kepala tidak akan "anjlok" ke depan, dan leher tetap berada dalam posisi lurus yang ergonomis.

BACA JUGA:Ini Cara Atasi Mabuk Perjalanan Saat Mudik

3. Sandaran Kursi Sudah Cukup untuk Belakang Kepala

Mungkin banyak yang bertanya, "Lalu bagaimana dengan bagian belakang kepala?"

Penjelasannya: Sebenarnya, kursi bus atau kereta api modern saat ini sudah memiliki sandaran kepala yang empuk dan aman. Jika kita tetap menaruh bagian tebal bantal di belakang, kepala justru akan menekuk ke bawah secara tidak alami. Dengan membaliknya ke depan, sandaran kursi berfungsi sebagai alas belakang, sementara bantal berfungsi sebagai penyangga depan.

4. Mengurangi Risiko 'Ngorok' dan Mulut Menganga

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: