Anak Gajah Betina Lahir di Taman Nasional Way Kambas, Diberi Nama Heti

Anak Gajah Betina Lahir di Taman Nasional Way Kambas, Diberi Nama Heti

--INSTAGRAM

RADARTVNEWS.COM — Kabar menggembirakan datang dari Taman Nasional Way Kambas (TNWK) setelah seekor anak gajah betina lahir pada 4 Desember 2025. Bayi gajah tersebut merupakan anak dari induk bernama Yulia, dan kini resmi diberi nama Heti.

BACA JUGA:Anak Gajah Betina Lahir di TN Way Kambas, Harapan Baru Konservasi Sumatera

Penamaan itu disampaikan langsung oleh Kapolres Lampung Timur, AKBP Heti Patmawati, dengan persetujuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE).

Kelahiran Heti menjadi salah satu momen penting bagi program konservasi gajah sumatra di TNWK, mengingat populasi spesies ini terus menurun dan berstatus critically endangered menurut IUCN.

Yulia, sang induk yang berusia 12 tahun, diketahui sedang dalam pemantauan intensif sejak masa kebuntingan. Tim medis dan perawat satwa TNWK memastikan proses kelahiran berlangsung normal.

Menurut keterangan petugas lapangan, kondisi Heti saat ini sehat dan menunjukkan respons yang baik. Berat tubuhnya diperkirakan mencapai 64 kilogram, yang termasuk kategori ideal bagi bayi gajah sumatra yang baru lahir.

Setelah kelahirannya, Heti langsung mendapatkan pendampingan dari dokter hewan taman nasional untuk memastikan tidak ada komplikasi dan tetap berada di dekat induknya.

Taman Nasional Way Kambas selama ini menjadi pusat konservasi gajah terbesar di Indonesia, tempat berbagai upaya perlindungan, perawatan, hingga pelatihan gajah dilakukan. Kelahiran bayi gajah seperti Heti dianggap sebagai indikasi keberhasilan pengelolaan habitat dan kesehatan populasi gajah di kawasan tersebut.

Pihak TNWK menyatakan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan Heti selama beberapa bulan ke depan, terutama pada fase awal yang merupakan periode paling rentan bagi anak gajah.

Publik diimbau untuk mendukung upaya konservasi dengan menjaga kelestarian habitat dan ikut serta dalam kampanye perlindungan satwa liar.

Kelahiran Heti menambah optimisme terhadap masa depan gajah sumatra, dan menjadi momentum positif bagi dunia konservasi di Indonesia menjelang akhir tahun.

BACA JUGA:Gajah Jinak ‘Dona’ Berusia 45 Tahun Meninggal di Taman Nasional Way Kambas

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: