Ribuan Massa Aliansi Lampung Melawan Datangi DPRD, Sampaikan 10 Tuntutan
--
RADARTVNEWS.COM – Ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan memadati kawasan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025). Aksi ini merupakan lanjutan gelombang demonstrasi di berbagai daerah yang dipicu protes atas besarnya tunjangan DPR dan memanas setelah tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas kendaraan taktis Brimob saat pengamanan aksi di Jakarta pada 28 Agustus lalu.
Massa aksi mulai bergerak menuju Kantor DPRD Provinsi Lampung sejak pukul 09.00 WIB. Pantauan di lokasi menunjukkan ribuan peserta membawa berbagai atribut, termasuk spanduk berisi kecaman terhadap pemerintah, DPR, dan aparat, serta keranda bertuliskan “RIP Keadilan Polisi DPR”. Untuk menjaga keamanan, aparat kepolisian bersiaga di titik-titik strategis dan memasang kawat barier di gerbang masuk Gedung DPRD Lampung.
Sebelum aksi dimulai, massa dan aparat kepolisian menggelar doa bersama di depan gedung DPRD yang dipimpin seorang pemuka agama. Doa tersebut dilakukan agar aksi dapat berjalan dengan damai dan tertib. Suasana di sekitar lokasi terlihat ramai, namun terkendali dengan aparat keamanan yang berjaga di barisan depan, mengawasi pergerakan massa aksi yang terus berdatangan.
Aksi bertema “Indonesia Cemas, Rakyat Lampung Bergerak” ini merupakan hasil konsolidasi akbar di Balai Rektorat Universitas Lampung pada Jumat (29/8). Massa aksi menyepakati sepuluh tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah dan wakil rakyat, yakni:
1. Mendesak pengesahan UU Perampasan Aset.
2. Memotong tunjangan dan gaji DPR.
3. Meningkatkan gaji dosen dan guru.
4. Memecat menteri-menteri yang dinilai problematik.
5. Merestrukturisasi partai yang kadernya berada di eksekutif dan legislatif.
BACA JUGA:Diduga Hendak Lakukan Provokasi Saat Demo Mahasiswa, Tiga Pria Diamankan TNI di Lampung
6. Melakukan reformasi Polri.
7. Mengadili pelaku pembunuhan Affan Kurniawan.
8. Menolak RKUHAP.
9. Menolak efisiensi anggaran pendidikan dan kesehatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
