BANNER HEADER DISWAY HD

Minum Kopi Disebut Dapat Melancarkan Buang Air Besar, Ini Penjelasannya

Minum Kopi Disebut Dapat Melancarkan Buang Air Besar, Ini Penjelasannya

gambar kopi-foto:Ist-

RADARTVNEWS.COMKopi bukan hanya populer sebagai minuman penyemangat, tetapi juga disebut memiliki efek yang dapat membantu melancarkan buang air besar. Fenomena ini menarik perhatian para peneliti dan ahli kesehatan karena banyak orang melaporkan mengalami dorongan untuk ke toilet setelah meminum Kopi, baik Kopi hitam maupun Kopi dengan campuran susu atau gula.

Penelitian yang dirilis oleh Journal of Gastroenterology pada awal 2025 menunjukkan bahwa sekitar 29 persen responden mengalami peningkatan pergerakan usus dalam waktu 20 menit setelah mengonsumsi kopi. Efek ini diduga berkaitan dengan kandungan kafein serta senyawa lain dalam kopi yang dapat merangsang sistem pencernaan, terutama di usus besar.

Kafein diketahui memiliki sifat merangsang otot-otot di saluran pencernaan melalui aktivasi sistem saraf parasimpatis. Selain itu, kopi mengandung asam klorogenat yang dapat memicu produksi asam lambung dan mempercepat proses pencernaan makanan. Kombinasi kedua efek ini membuat kopi berpotensi mempercepat transit makanan dari lambung ke usus besar.

Meski begitu, efek melancarkan buang air besar tidak hanya muncul pada kopi berkafein. Studi yang sama menemukan bahwa kopi tanpa kafein (decaf) juga dapat memicu reaksi serupa, meskipun dengan intensitas lebih rendah. Hal ini mengindikasikan bahwa selain kafein, terdapat senyawa lain dalam kopi yang berperan.

Namun, para ahli mengingatkan bahwa respons tubuh terhadap kopi sangat bervariasi. Ada individu yang tidak mengalami efek ini sama sekali, sementara sebagian lainnya justru mengalami gangguan pencernaan seperti diare atau nyeri perut jika mengonsumsi kopi dalam jumlah berlebihan. Oleh karena itu, konsumsi kopi dianjurkan tetap dalam batas wajar, yaitu 1–3 cangkir per hari untuk orang dewasa sehat.

Kopi juga memiliki efek diuretik ringan yang dapat meningkatkan produksi urine, sehingga penting untuk menjaga asupan cairan lain agar tubuh tidak kekurangan air. Bagi penderita penyakit asam lambung atau sindrom iritasi usus besar (IBS), minum kopi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

BACA JUGA:Rekomendasi Merek Kopi Terbaik untuk Temani Begadang

Dengan semakin banyaknya bukti ilmiah yang mendukung, fenomena kopi sebagai pemicu buang air besar diperkirakan akan menjadi salah satu topik menarik dalam kajian gizi dan kesehatan pencernaan di masa mendatang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: