Hoho Alkaf, Kades Viral Nyentrik yang Berdayakan Desa Purwasaba
ilustrasi-foto : tiktok @hohoalkaf058-
Di tengah narasi lama tentang desa yang stagnan, Hoho Alkaf menawarkan narasi tandingan yang segar: bahwa pemimpin desa bisa tampil beda, bekerja nyata, dan membalik stigma. Tato yang dulu mungkin dianggap simbol "liar", kini justru menjadi bagian dari branding desa progresif yang berani.
Ia membuka lapangan kerja, menggerakkan SDM lokal, melibatkan generasi muda, dan membangun sistem ekonomi yang berkelanjutan. Hoho juga menjadikan dana desa bukan sekadar anggaran habis pakai, tapi investasi jangka panjang yang menghasilkan.
Hoho Alkaf tak meminta orang percaya padanya karena penampilan. Ia mengajak publik melihat hasilnya yang konkret.BACA JUGA:Korupsi Dana Desa, Eks Kades Hanau Berak Dituntut 2 Tahun
Dari Pinggir, untuk Pusat: Bukti Kepemimpinan Sejati
Hoho mungkin bukan pejabat pusat, bukan tokoh politik nasional. Namun, dampaknya menyebar luas. Ia menjadi pembuktian bahwa kepemimpinan sejati tak bergantung pada jas dan dasi. Bisa lahir dari desa, dari sosok bertato sekalipun, selama ia punya visi, nyali, dan keberpihakan yang tulus kepada rakyatnya.
Purwasaba hari ini bukan hanya viral—ia relevan. Dan Hoho Alkaf adalah wajah baru dari Indonesia yang berani tampil beda, bekerja nyata, dan berdampak besar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
