BANNER HEADER DISWAY HD

Pangeran Andrew Resmi Lepas Gelar Kebangsawanan Usai Terseret Kasus Epstein

Pangeran Andrew Resmi Lepas Gelar Kebangsawanan Usai Terseret Kasus Epstein

-Dok. AFP-

RADARTVNEWS.COM - Pangeran Andrew, putra kedua mendiang Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip, resmi melepaskan seluruh gelar kebangsawanan dan kehormatan militernya. Keputusan ini diumumkan melalui situs resmi Kerajaan Inggris pada Jumat (17/10), menandai berakhirnya status bangsawan yang telah ia sandang selama puluhan tahun.

Melalui pernyataan resmi yang dirilis di akun Instagram @theroyalfamily, pihak istana menyebut bahwa seluruh afiliasi militer dan perlindungan kerajaan milik Pangeran Andrew telah dikembalikan kepada Ratu Elizabeth II. “Dengan persetujuan Ratu, afiliasi militer Duke of York dan perlindungan kerajaan telah dikembalikan pada Ratu. Duke of York tidak akan melanjutkan tugas dan akan membela kasus ini sebagai warga negara,” tulis pihak Istana Buckingham.

Langkah ini diambil setelah hakim di Manhattan, Amerika Serikat, memutuskan untuk melanjutkan gugatan Virginia Roberts Giuffre terhadap Andrew. Giuffre menuduh sang pangeran melakukan tindakan seksual dengannya saat ia masih berusia 17 tahun. Kasus ini juga terkait dengan skandal besar yang melibatkan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, yang disebut memiliki hubungan dekat dengan Andrew sejak 2010.

Meski demikian, Pangeran Andrew secara tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya “tidak pernah bertemu” dengan Giuffre dan menyatakan siap membela diri sebagai warga sipil. Pernyataan ini sejalan dengan keputusan kerajaan yang menyebut Andrew tidak lagi akan menjalankan tugas publik.

“Dalam pembicaraan dengan Yang Mulia Raja, keluarga inti, dan keluarga besar saya, kami menyimpulkan bahwa tuduhan yang terus diarahkan kepada saya telah mengalihkan perhatian dari tugas dan pekerjaan Yang Mulia serta Keluarga Kerajaan,” ujar Andrew dalam pernyataan terpisah.

BACA JUGA:Kane & Gordon Menyala! Inggris Hancurkan Latvia 5-0, Tiket Piala Dunia di Tangan

Selain kehilangan gelar Duke of York, Andrew juga dicabut dari titel HRH (His Royal Highness/Yang Mulia) dan hak untuk menggunakan singkatan kehormatan seperti “KG” (Knight of the Garter). Gelar Earl of Inverness dan Baron Killyleagh turut dihapus dari daftar kehormatan kerajaan. Meskipun begitu, ia tetap menyandang status sebagai “pangeran” karena gelar tersebut melekat sejak lahir.

Karena keputusan ini diambil secara sukarela, parlemen Inggris tidak perlu mengesahkan undang-undang untuk mencabut gelar tersebut secara paksa. Namun, konsekuensinya, Andrew tidak lagi memiliki peran aktif di kerajaan dan dikeluarkan dari seluruh kegiatan resmi Kerajaan Inggris.

Sebelumnya, Andrew telah menghadapi tekanan publik sejak 2019, ketika wawancaranya dengan BBC mengenai hubungan dengan Epstein menuai kecaman luas. Setelah itu, ia mundur dari kehidupan publik, dicopot dari gelar militer pada 2022, dan akhirnya memutuskan melepaskan seluruh gelar kebangsawanan pada 2025.

Pangeran Andrew juga kehilangan seluruh jabatan kehormatan di dunia militer. Gelar Kolonel Grenadier Guards yang diberikan oleh ayahnya, Pangeran Philip, pada 2017, turut dicabut oleh Ratu Elizabeth II. Ia juga kehilangan 11 gelar kehormatan lainnya, termasuk Honorary Air Commodore Royal Air Force Lossiemouth, Commodore-in-Chief of the Fleet Air Arm, serta Colonel-in-Chief of the Queen’s York Rangers.

Selain jabatan militer, Andrew juga tak lagi menjadi pelindung bagi lebih dari 200 badan amal dan organisasi sosial yang pernah berada di bawah naungannya. Sejumlah organisasi tersebut mulai menarik dukungan sejak 2019 karena kasus pelecehan seksual yang mencoreng reputasinya.

BACA JUGA:Inggris, Kanada, dan Australia Resmi Akui Palestina: Pernyataan Mark Carney

Keputusan serupa juga berlaku bagi mantan istrinya, Sarah Ferguson, yang kini tidak lagi menyandang gelar Duchess of York. Keduanya kini kembali dikenal hanya sebagai Pangeran Andrew dan Sarah Ferguson tanpa gelar kebangsawanan.

Istana Buckingham juga dikabarkan telah menghentikan dukungan finansial terhadap Andrew. Adik Raja Charles III itu kini harus mencari penghasilan sendiri tanpa dana kerajaan, meski ia masih tinggal di kediamannya, Royal Lodge di Windsor, yang disewanya hingga 2078.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: