BANNER HEADER DISWAY HD

Fenomena Kedai Kopi Jalanan Kian Ramai Peminat

Fenomena Kedai Kopi Jalanan Kian Ramai Peminat

kopi pinggir jalan, kopi jurnal-foto: instagram @jurnalkubikes.lpg-

RADARTVNEWS.COM — Penjual kopi di pinggir jalan semakin menjamur di berbagai kota besar Indonesia. Konsep sederhana dengan modal terjangkau namun kreatif menjadikan bisnis ini diminati banyak kalangan. Kehadiran mereka di titik-titik strategis seperti dekat perkantoran, kampus, hingga area transportasi umum membuat arus pembeli nyaris tidak pernah sepi.

Data Asosiasi Kopi Indonesia (AKI) menunjukkan bahwa penjualan kopi skala mikro, termasuk kedai kopi jalanan, mengalami pertumbuhan hingga 28 persen selama semester pertama 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebkopiut dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakat yang serba cepat serta harga jual yang relatif murah, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp15.000 per gelas.

Penjual kopi jalanan rata-rata mampu menjual ratusan gelas per hari dengan omzet harian yang cukup signifikan. Lokasi yang strategis, pelayanan cepat, dan cita rasa yang konsisten menjadi faktor utama bertahannya bisnis ini di tengah persaingan industri kopi yang semakin ketat.

Fenomena ini selaras dengan perubahan perilaku konsumen yang lebih mengutamakan kepraktisan. Banyak pembeli memilih kedai kopi jalanan karena proses pembelian yang cepat dan harga yang bersahabat. Selain itu, kualitas rasa yang mampu menyaingi kedai kopi besar menjadi daya tarik tersendiri.

Inovasi menu turut memperkuat posisi penjual kopi jalanan di pasar. Beragam varian seperti kopi gula aren, kopi pandan, hingga kopi kelapa menjadi alternatif bagi pembeli yang menginginkan cita rasa berbeda. Sebagian pelaku usaha memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemesanan, memungkinkan pembeli untuk memesan terlebih dahulu sebelum datang.

BACA JUGA:Rekomendasi Merek Kopi Terbaik untuk Temani Begadang

Pengamat pemasaran menilai bahwa potensi pasar kopi jalanan akan terus berkembang selama pelaku usaha mampu menjaga mutu produk, konsistensi rasa, dan memperkuat identitas merek. Tren ini juga mencerminkan bahwa industri kopi tidak hanya bergantung pada kafe besar, melainkan dapat berkembang melalui usaha kecil di ruang publik.

Dengan prospek pertumbuhan yang positif, penjual kopi jalanan diprediksi akan semakin kreatif dalam menghadirkan inovasi. Keberadaan mereka menjadi bagian dari dinamika ekonomi perkotaan sekaligus bukti bahwa trotoar kota dapat menjadi ruang bagi lahirnya peluang usaha yang menjanjikan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: