Sekolah Rakyat Siap Hadir di Pondok Indah, Gus Ipul: Akses Pendidikan untuk Semua Anak

--sumber foto : media x rayhan
RADARTVNEWS.COM - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengumumkan kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan Indonesia. Mulai tahun ajaran baru 2025–2026, sebuah sekolah inklusif bernama Sekolah Rakyat akan dibuka di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Sekolah ini akan mulai beroperasi pada jenjang SMA dengan kapasitas awal mencapai 600 orang, mencakup siswa, guru, serta tenaga kependidikan lainnya.
“Gedung ini insya Allah cukup untuk menampung hingga 600 orang, termasuk siswa dan guru,” ujar Gus Ipul saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat pada Kamis, 20 Maret 2025.
Pendirian Sekolah Rakyat ini bukan sekadar membangun lembaga pendidikan biasa, melainkan sebuah gerakan untuk membuka peluang seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan mengusung prinsip kesetaraan dalam pendidikan, sekolah ini ingin memastikan bahwa setiap anak — tanpa memandang latar belakang ekonomi — memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
Tahap awal difokuskan pada tingkat SMA, namun rencana pengembangan sekolah ini sudah disiapkan secara matang. Sekolah Rakyat direncanakan akan diperluas hingga mencakup jenjang SD dan SMP. Dengan ekspansi ini, kapasitas sekolah pun akan ditingkatkan seiring dengan bertambahnya jumlah siswa.
"Kalau nantinya jumlah siswa bertambah hingga 1.000 orang, maka kita juga membutuhkan sekitar 700 tenaga pengajar dan staf kependidikan,” kata Gus Ipul.
Ia menekankan bahwa hadirnya Sekolah Rakyat di tengah kawasan elit seperti Pondok Indah bukan tanpa alasan. Ini menjadi simbol bahwa akses pendidikan berkualitas tidak hanya untuk kalangan tertentu, tetapi untuk semua anak bangsa — termasuk mereka yang berasal dari desil ekonomi terbawah. Harapannya, sekolah ini dapat menjadi pemantik semangat bagi keluarga miskin, khususnya yang tergolong miskin ekstrem, agar terus mendukung anak-anak mereka menempuh pendidikan hingga tuntas.
“Memang kita belum bisa memberikan kesempatan kepada seluruh keluarga di desil 1 dan desil 2, tetapi setidaknya Sekolah Rakyat ini bisa memicu kesadaran mereka bahwa pendidikan adalah hak semua anak,” lanjutnya.
Lebih dari sekadar ruang belajar, Sekolah Rakyat dirancang menjadi tempat lahirnya generasi perubahan. Gus Ipul berharap lulusan sekolah ini tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga mampu membawa perubahan positif bagi keluarganya dan komunitas sekitar. Dengan begitu, keberadaan sekolah ini dapat berkontribusi nyata dalam memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.
“Kami ingin lulusan Sekolah Rakyat ini tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga berdampak bagi keluarganya dan komunitasnya,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Sekolah Rakyat hadir sebagai bentuk nyata dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang adil, inklusif, dan bermakna bagi semua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: