Jangan Sampai Jebol! Ini Cara Merawat CVT Mobil yang Benar
transimisi CVT mobil- Septian Hidayat-
Saat berhenti di lampu merah atau kemacetan, gunakan posisi N (Netral) jika berhenti cukup lama. Hindari langsung memindahkan ke posisi P (Parking) kecuali kendaraan benar-benar parkir.
4. Rutin Ganti Oli CVT Sesuai Jadwal
Oli CVT (CVT Fluid/CVTF) berfungsi sebagai pelumas, pendingin, sekaligus media transmisi tenaga. Penggantian oli secara berkala sangat penting untuk menjaga performa.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
• Ganti oli setiap ±20.000–40.000 km (sesuai rekomendasi pabrikan)
• Gunakan oli dengan spesifikasi yang tepat
• Lakukan flushing jika oli sudah terlalu kotor
• Ganti filter CVT untuk menjaga sirkulasi tetap bersih
5. Hindari Beban Berlebih
Membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan akan meningkatkan tekanan kerja CVT. Hal ini bisa menyebabkan suhu transmisi naik dan mempercepat penurunan kualitas oli serta keausan komponen.
6. Jaga Suhu Kerja Transmisi
Overheating adalah musuh utama CVT. Pastikan sistem pendingin bekerja optimal, termasuk radiator dan transmission cooler.
Hindari memaksakan kendaraan di kondisi ekstrem seperti tanjakan panjang atau kemacetan berat tanpa jeda.
7. Lakukan Servis Berkala di Bengkel Terpercaya
Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi potensi masalah lebih awal, seperti slip, getaran, atau respons transmisi yang tidak normal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: