Jangan Asal Keluar! Begini Cara Cek Kualitas Udara Hari Ini
--
Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pemantauan kualitas udara secara berkala, khususnya di wilayah perkotaan dengan aktivitas transportasi dan kegiatan manusia yang tinggi.
Hal serupa juga terlihat dalam penelitian Agista, Gusdini, dan Maharani yang diterbitkan dalam Jurnal SEOI Universitas Sahid Jakarta pada 2020. Penelitian tersebut menganalisis kualitas udara di lima wilayah Jakarta selama periode 2014–2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa parameter, terutama O3 dan PM10, pada periode tertentu mencapai konsentrasi yang melampaui nilai ambang yang digunakan dalam penelitian.
Dampak pencemaran udara terhadap kesehatan juga menjadi perhatian dalam penelitian Angki Irawan, Adi Heru Sutomo, dan Sukandarrumidi yang diterbitkan di Berita Kedokteran Masyarakat Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2017. Penelitian di Pekanbaru tersebut menganalisis hubungan antara indeks pencemaran udara, faktor meteorologi, dan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara indeks pencemaran udara dan faktor meteorologi dengan kejadian ISPA. Fluktuasi kejadian ISPA juga mengikuti perubahan indeks polutan udara dan kondisi meteorologi selama periode penelitian.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu hanya mengandalkan kondisi langit atau jarak pandang untuk menilai apakah udara sedang bersih atau tercemar. Udara yang terlihat normal belum tentu memiliki konsentrasi polutan yang rendah.
Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara rutin melalui portal ISPU Kementerian Lingkungan Hidup di ISPU.menlhk.go.id atau memantau PM2.5 melalui situs BMKG di BMKG.go.id/kualitas-udara/pm25. Ketika indeks menunjukkan kategori tidak sehat hingga berbahaya, aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi, terutama bagi kelompok sensitif.
Memahami cara membaca ISPU dan memantau PM2.5 menjadi langkah sederhana untuk membantu masyarakat mengambil keputusan, mulai dari menentukan waktu beraktivitas di luar rumah hingga meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi peningkatan polusi atau paparan asap.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: https://ejournal.brin.go.id/jtl/article/view/2887