Dokter Kandungan MSF Kasus Pelecehan, Ternyata Ini Bukan Pertama Kali!
--bandung.kompas.com
RADARTVNEWS.COM - Dokter kandungan SFT kini menjadi sorotan publik setelah terlibat dalam kasus pelecehan seksual terhadap pasien di Garut, Jawa Barat.
Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung dengan spesialisasi Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), yang fokus pada penanganan kehamilan, persalinan, serta masalah reproduksi wanita.
Syafril pernah berpraktik di berbagai fasilitas kesehatan di Garut, termasuk rumah sakit pemerintah dan swasta, serta klinik swasta. Salah satu tempat praktiknya yang dikenal adalah Klinik Sekar Kusuma di Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, Garut, dengan jadwal praktik dari Senin hingga Jumat pukul 14.00-15.30 dan Sabtu pukul 08.00-11.00.
Namun, sejak akhir tahun 2024, izin praktiknya telah dicabut dan namanya tidak tercatat di Sistem Informasi Sumber Daya Kesehatan (SISDMK) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut setelah muncul laporan dugaan pelecehan seksual yang melibatkan dirinya.
Kasus ini mulai terungkap setelah sebuah rekaman CCTV yang menunjukkan Syafril melakukan tindakan tidak senonoh saat pemeriksaan USG menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat dokter tersebut meraba bagian payudara pasien saat pemeriksaan kandungan, yang kemudian memicu kecaman dari masyarakat.
Namun, meskipun video tersebut tersebar, korban belum melapor ke polisi karena masih mempertimbangkan keputusan tersebut bersama keluarga.
Sebelum kejadian ini, pada tahun 2024, Syafril juga pernah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Garut terkait dugaan pelecehan, tetapi kasus tersebut diselesaikan melalui mediasi dan melibatkan aparat penegak hukum. Setelah kejadian itu, Syafril tidak lagi berpraktik di Garut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
