radartvnews.com – Belum meratanya pembangunan yang di lakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung mengundang perhatian anggota DPRD Provinsi Lampung Antoni Imam, dirinya menilai pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang di lakukan oleh pemerintah selalu terkendala dengan minimnya anggaran yang ada. Untuk itu anggota DPRD asal daerah pemilihan Kabupaten Lampung Selatan ini menghimbau kepada pemerintah provinsi untuk memaksimalkan CSR dari perusahaan – perusahaan yang ada di Provinsi Lampung. Diketahui CSR dari perusahaan dinilainya kurang tepat sasaran ini di karenakan masih banyak kebutuhan masyarakat Provinsi Lampung yang belum terpenuhi bahkan ada beberapa jembatan yang di perbaiki menggunakan dana swadaya masyarakat itu sendiri. Kedepan dengan semakin membaiknya pembangunan yang di lakukan oleh pemerintah maka otomatis akan mendongkrak pendapatan daerah Provinsi Lampung itu sendiri.(hen/bowo)
Infrastruktur Belum Merata, Dewan Minta Maksimalkan CSR
Rabu 10-08-2016,19:03 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 13-05-2026,19:21 WIB
Jihan Nurlela Dorong Sinergi dan Strategi Kreatif LKKS untuk Tingkatkan Kesejahteraan Sosial
Rabu 13-05-2026,19:13 WIB
BULOG Lampung Catat Serapan Gabah 369 Ribu Ton, Cadangan Beras Capai 200 Ribu Ton
Rabu 13-05-2026,18:54 WIB
Pemerintah Gandeng Kreator Digital, New Media Forum Jadi Jembatan Informasi Publik
Rabu 13-05-2026,14:14 WIB
Rupiah di Level Rp17.500, Dinamika Ekonomi Jadi Perbincangan Hangat
Rabu 13-05-2026,14:45 WIB
Intermittent Fasting Viral untuk Diet, Tapi Benarkah Efektif Turunkan Berat Badan?
Terkini
Rabu 13-05-2026,20:03 WIB
Mau ke Baduy? Kenali Dulu Perbedaan Baduy Dalam dan Baduy Luar Biar Tidak Salah Aturan
Rabu 13-05-2026,19:21 WIB
Jihan Nurlela Dorong Sinergi dan Strategi Kreatif LKKS untuk Tingkatkan Kesejahteraan Sosial
Rabu 13-05-2026,19:16 WIB
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Perumahan ASN Tanpa DP dan Bunga Cicilan Mulai Tahun 2027
Rabu 13-05-2026,19:13 WIB
BULOG Lampung Catat Serapan Gabah 369 Ribu Ton, Cadangan Beras Capai 200 Ribu Ton
Rabu 13-05-2026,19:12 WIB