Radartvnews.com- Budidaya udang di Provinsi Lampung termasuk cukup baik tak hanya lokal maupun secara nasional. Namun, ada persoalan yang membuat petambak di Provinsi Lampung harus putar otak. Permasalahan virus penyakit pada budidaya udang menjadi ancaman serius. Pasalnya, sampai saat ini para petambak belum menemukan obat yang ampuh untuk mengatasi virus tersebut. Petambak udang di Lampung hanya bisa melakukan sebatas pencegahan. Jika persoalan virus penyakit ini tak ditangani secara serius tentunya sangat menghambat produksi hasil budidaya udang di Lampung. Untuk menemukan solusi para petambak di Provinsi Lampung berkumpul melakukan diskusi panel. Kegiatan yang digagas oleh Ikatan Petambak Pesisir Barat Sumatera (IPPBS) ini diharapkan dapat merumuskan upaya pencegahan dalam menghadapi penyakit pada udang. Ketua IPPBS Agusri Syarif menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir pengusaha harus menghadapi virus-virus ganas yang menghambat pertumbuhan hasil budidaya sehingga menambah modal usaha yang dikeluarkan. “beberapa tahun terakhir pengusaha harus menghadapi virus-virus ganas yang menghambat pertumbuhan hasil budidaya sehingga menambah modal usaha yang dikeluarkan,” ungkap Agusri. Saat ini terdapat 4 penyakit yang menjadi musuh utama petambak yaitu Infectious Myo Necrosis Virus (IMNV), White Feces Disease (WFD), White Spote Syndrome Virus (WSSV) dan Taura Syndrome Virus (TSV). Untuk mengatasinya diperlukan identifikasi secara ilmiah sehingga diperoleh informasi dan solusi untuk pencegahannya. Sementara, Forum Komunikasi Praktisi Aqua Kultur Lampung Hanung Irnadi mengatakan virus yang bermigrasi dari luar perairan Indonesia tersebut mulai menyebar pada budidaya udang di Lampung sejak 2013 dan hingga kini belum ditemukan obatnya. Sehingga petambak pun hanya bisa melakukan langkah pencegahan. Meski begitu, saat ini semua pihak yang berkaitan dengan budidaya udang terus berusaha mencari solusi untuk menangani masalah penyakit yang juga memang belum ada obatnya. Penanganannya harus mengacu pada pembudidayaan yang ramah lingkungan dengan pemberian biotik dan mineral. Diskusi panel yang diadakan oleh ippbs di Hotel Emersia, Bandar Lampung ini diikuti oleh para petambak udang di Lampung dan stakeholder yang berkaitan dengan budidaya udang. Diskusi merupakan salah satu upaya untuk mencari solusi berbagai permasalahan pada budidaya udang.(lih/san)
Virus Udang Serang Lampung
Kamis 01-11-2018,20:25 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:56 WIB
Fosil Burung Raksasa Ditemukan di Flores, Beratnya Diperkirakan Mencapai 3,9 Kilogram
Sabtu 07-11-2026,00:25 WIB
Berawal dari Krisis Pangan Pascaperang, Begini Sejarah Mi Instan yang Kini Mendunia
Jumat 06-11-2026,17:48 WIB
Wirausahawan Muda Punya Kesempatan Raih Hadiah 2 Milyar dari Bank Mandiri
Jumat 06-11-2026,19:23 WIB
Empat Makanan dengan Bumbu Sama, Simak Perbedaan Karedok, Gado-Gado, Pecel hingga Ketoprak!
Sabtu 07-11-2026,00:18 WIB
Sebelum Jadi Pelindung Hujan, Payung Ternyata Punya Fungsi Berbeda Sejak Ribuan Tahun Lalu
Terkini
Sabtu 07-11-2026,10:56 WIB
Carmen Hearts2Hearts Kembali Jadi Sorotan, Seragam SMA Indonesia Curi Perhatian di Korea
Sabtu 07-11-2026,00:29 WIB
Atlantic Records dan THEBLACKLABEL Garap Soundtrack Film Thriller K-Pop 'Perfect Girl'
Sabtu 07-11-2026,00:25 WIB
Berawal dari Krisis Pangan Pascaperang, Begini Sejarah Mi Instan yang Kini Mendunia
Sabtu 07-11-2026,00:23 WIB
Kementerian Kebudayaan Peringati 130 Tahun Aman Datuk Madjoindo, Dorong Karya Sastra Indonesia Mendunia
Sabtu 07-11-2026,00:18 WIB