Radartvnews.com- Ririn Kuswantari ketua Komisi I DPRD Lampung akhirnya memenuhi panggilan bada kehormatan DPRD Provinsi Lampung terkait kasus pemalsuan tanda tangan pimpinan atas nama Johan Sulaiman. Politisi Golkar ini menjalani sidang selama dua jam dan dimpimpin langsung oleh Ketua BK Abdulah Fadri Auli. Didalam siding, tidak banyak pernyataan yang berubah dari ririn kuswantari terkait pemalsuan atau scanning tanda tangan yang dilakukan oleh stafnya Joko Purwanto. Ririn membantah telah memberikan intruksi atau perintah kepada Joko untuk melakukan pemalsuan tanda tangan pimpinan. Sementara, Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Lampung Abdulah Fadri Auli usai sidang mengatakan ada keterangan yang tidak sinkron antara keterangan Joko dan Ririn dalam kasus ini. Surat itu ditujukan kepada panitia Seleksi Sekprov Lampung, tujuannya untuk meminta keterangan pansel mengapa ada pejabat yang bisa ikut seleksi dan tidak. Sementara dalam keterangan yang diberikan Joko selalu berubah – ubah. Setelah menggelar berbagai siding, Badan Kehormatan DPRD Provinsi Lampung akan menggelar rapat dan langsung mengeluarkan rekomendasi untuk kasus ini.(bow/san)
Sidang Ririn, BK Temukan Kejanggalan
Senin 29-10-2018,20:16 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 11-04-2026,15:30 WIB
Pilihan Houseplants Terbaik untuk Ruangan, Estetik dan Minim Perawatan
Sabtu 11-04-2026,14:45 WIB
Tenaga Mobil Drop Drastis? Coba Cek Kampas Kopling Anda
Sabtu 11-04-2026,12:38 WIB
Jangan Salah Kaprah, Ini Fakta Suhu AMD Ryzen dan Intel
Sabtu 11-04-2026,15:00 WIB
Rekomendasi Game Promo di Steam yang Wajib Kamu Coba!
Sabtu 11-04-2026,14:20 WIB
Mengubah Pengalaman Pribadi Menjadi Konten yang Memikat
Terkini
Minggu 12-04-2026,09:30 WIB
Rekomendasi Film Perang yang Terinspirasi dari Kisah Nyata
Minggu 12-04-2026,09:15 WIB
Mobil Putih Cepat Kusam? Ini Tips Biar Tetap Kinclong Seperti Baru!
Minggu 12-04-2026,09:00 WIB
Pentingnya Protein Dalam Pembentukan Massa Otot
Sabtu 11-04-2026,23:59 WIB
Apakah Kita Menuju Perang Besar Dunia?, Tiga Mahasiswa Doktoral USAHID Sampaikan Prespektif Perang Modern!
Sabtu 11-04-2026,23:00 WIB