radartvnews.om- Pemerintah Provinsi Lampung meminta Pemerintah Kabupaten-Kota untuk menganggarkan biaya Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Iindonesia Sehat (JKN-KIS) agar tidak ada lagi penunggakan. Tim Anggaran Pemerintah Daerah, akan melakukan pengawasan kepada kabupaten / kota terkait hal ini. Dalam rapat koordinasi teknis pembiayaan bersama program JKN-KIS dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bandar Lampung, Metro dan Lampung Utara, selasa pagi (2/10). Heri Suliyanto Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Lampung menjelaskan, Agar tak terjadi tunggakan, pemerintah kabupaten-kota diwajibkan untuk menganggarkan pembiayaan JKN dan KIS. “Penganggaran dilakukan agar tidak ada lagi penunggakan diakhir tahun, selama ini pemerintah berdalih tidak adanya anggaran untuk melunai klaim tunggakan BPJS,” kata Heri. Pemerintah Provinsi Lampung dan BPJS tengah merancang peraturan gubernur dan perjanjian kerjasama terkait program JKN - KIS dan jaminan kesehatan sakai sambayan. Provinsi lampung mengajukan 54 ribu jiwa untuk pembiayaan JKN - KIS dengan menggunakan apbd provinsi di tahun 2019 mendatang. Artinya secara keseluruhan, Lampung harus menyiapkan anggaran sebesar Rp14,99 miliar. Dengan persiapan dan penyiapan anggaran APBD diharapkan tidak adanya lagi penunggakan.(lih/san)
Tagihan Menunggak, Anggarkan Dana KIS-JKN
Selasa 02-10-2018,21:28 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 31-08-2026,14:36 WIB
Viral Batu Hitam Raksasa Diklaim Shaligram Muncul Usai Banjir, Ternyata Patung Buatan Manusia
Senin 31-08-2026,13:33 WIB
PT Perberat Vonis Mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Naik 5 Tahun, Dari 8 Jadi 13 Tahun Penjara
Senin 31-08-2026,00:35 WIB
Peneliti UGM Kembangkan Potensi Kolagen Kulit Kambing dan Domba untuk Kesehatan
Senin 31-08-2026,11:18 WIB
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran Anjlok Saat Dilewati Puluhan Orang
Senin 31-08-2026,14:32 WIB
Bayu Wicaksono Napi Kabur Dari Lapas Sukadana Lamtim Tahun 2024 Ditangkap Di Myanmar, Peranya Mengerikan
Terkini
Senin 31-08-2026,23:18 WIB
Modus Eksplor Nikel Ilegal, Negara Rugi Miliaran
Senin 31-08-2026,23:02 WIB
No Romance! Ini Lima Rekomendasi Drakor yang Cocok Menemani Waktu Makan
Senin 31-08-2026,21:36 WIB
Brigjen Hengki Haryadi Ditunjuk Jadi Kapolda Papua Barat Daya, Ini Rekam Jejaknya!
Senin 31-08-2026,21:13 WIB
Cegah Stunting Sejak Dini, Dosen Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Latih Kader Posyandu di Purwoadi
Senin 31-08-2026,20:54 WIB