radartvnews.com- Hari jumat ini (20/7) merupakan batas akhir pengumpulan data Laporan Harta dan Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemprov Lampung. Kepala Inspektorat Lampung Syaiful Darmawan menyatakan seluruh pejabat diwajibkan melaporkan data LHKPN namun masih ada yang belum lengkap menyerahkan data LHKPN. “Dari 58 Pejabat Eselon II yang diwajibkan melapor data yakni sebanyak 51 orang, sedangkan delapan orang lainnya tak diwajibkan karena berstatus pelaksana tugas,” ujar Syaiful. Ada beberapa pejabat belum lengkap menyerahkan data LHKPN, Inspektorat meminta pejabat untuk segera melengkapi LHKPN agar bisa segera diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), imbuh Syaiful. Kepala Satuan Tugas III Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK RI Adlinsyah Malik Nasution mengatakan, pelaporan LHKPN untuk meminimalisasi praktik tindak pidana korupsi. “oleh karenanya seluruh pejabat yang diwajibkan melapor segera menyerahkan data LHKPN ke KPK,” ujar Adlinsyah. Adlinsyah juga menambahkan bahwa jika hingga batas waktu yang diberikan tidak juga melaporkan maka sanksi akan menanti.(lih/san)
Belum Lengkapi LHKPN, Pejabat Ditunggu KPK
Jumat 20-07-2018,21:12 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 21-08-2026,23:52 WIB
5 Film Romance yang Bikin Baper dan Sulit Move On
Jumat 21-08-2026,23:20 WIB
Sejumlah Daerah di Kalimantan Terdampak Karhutla, Palangkaraya Terparah!
Jumat 21-08-2026,14:43 WIB
Dua Prajurit TNI Naik Pangkat Usai Kibarkan Merah Putih di Banda Aceh
Jumat 21-08-2026,16:01 WIB
Kualitas Udara Kubu Raya Memburuk, BMKG Catat Masuk Kategori Berbahaya
Terkini
Sabtu 22-08-2026,14:18 WIB
8 Jam Dalam Mobil, Bocah Ditemukan Meninggal Usai Nenek Lupa Antar ke Daycare
Sabtu 22-08-2026,14:08 WIB
Now You See Me 4 Resmi Dikembangkan, Four Horsemen Diproyeksikan Kembali
Sabtu 22-08-2026,12:12 WIB
Mengenal Goji Berry: Superfood Merah dari Tradisi Herbal Tiongkok hingga Dunia Modern
Sabtu 22-08-2026,11:24 WIB
Karhutla Kalimantan Sudah Lintas Negara, Kenapa Baru Ramai Diberitakan Sekarang?
Sabtu 22-08-2026,11:14 WIB