RADARTVNEWS.COM - Pesta seni visual dan karya kreatif tahunan, Jakarta Illustration and Creative Arts Fair, sukses digelar. Berlangsung mulai 17 September hingga 4 Oktober 2026 di Lantai L2 Agora Lifestyle Mall, Jakarta Pusat.
Ajang ini menjadi ruang dan wadah untuk menghubungkan ilustrator, desainer, kolektor hingga industri kreatif internasional. Tahun ini JICAF membawa angin segar dalam lanskap pameran seni melalui rupa dua jalur kurasi baru : jalur Profesional bagi illustrator berpengalaman, serta SPARKS yang khusus untuk memberi panggung bagi kreator pemula dari berbagai latar belakang pengalaman.
Pengunjung dapat membeli ticket di loket.com dengan tarif Rp75.000 untuk (daily pass) dan untuk anak-anak berusia dibawah 6 tahun tidak dikenakan tarif, selain tiket harian terkadang para artist menyediakan free pass dari mereka untuk fans atau folowers di sosial media nya.
Sebanyak 70 seniman resmi (Official Artist) berpartisipasi dalam ajang ini, dengan 20 di antaranya masuk dalam kategori highlited. Sederet nama ilustrasi lokal hingga mancanegara seperti Dinda Puspitasari hingga Book of Lai turut serta memamerkan karya visual terbaik mereka.
Beragam karya visual dengan style dan keunikan masing-masing ditampilkan, mulai dari eksploratif warna yang unik, hitam dan putih yang minimalis, sentuhan karakter illustrasi yang nyeleneh hingga perpaduan unik batik dan legenda nusantara.
BACA JUGA:Apresiasi Kreativitas Anak, Transjakarta Sulap Dalam Bus Jadi Galeri Mini Karya Lukis
Tidak hanya sekedar menikmati pameran seni visual dan instalasi interaktif, pengunjung juga dapat kesempatan mengkoleksi produk buatan seniman dari perintilan unik hingga artprint.
Berbagi merchandise hadir mulai dari keychain, sticker, artprints dan pakaian dengan harga mulai dari Rp50.000 hingga jutaan rupiah untuk koleksi seni yang limited dan premium.
Kemeriahan JICAf 2026 makin lengkap dengan pengunjung dapat berinteraksi dengan para artist seperti (artist signing) serta promo khusus dari tenant Agora Lifestyle Mall bagi para pemegang tiket pameran. Hal ini makin mempertegas posisi JICAF sebagai pandangan perkembangan ekosistem seni visual dan industri kreatif di Tanah Air.(*)