radartvnews.com - Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Lampung sangat rendah dan jauh dari standar nasional. Diketahui IKLH Lampung hanya berkisar 51,7 atau selisih 14,8 dari standar nasional yakni 66,5. Pemerintah Provinsi Lampung pun meminta dinas lingkungan hidup segera berbenah. Pada peringatan hari lingkungan hidup se-dunia yang digelar dinas lingkungan hidup di gedung Pramuka, Rajabasa Lampung terungkap. Pencemaran lingkungan mulai dari penggerusan gunung serta bukit dan limbah perusahaan, yang mencemari sungai menjadi permasalahan yang paling banyak yang membuat IKLH tersebut jauh dari standar nasional. Pemerintah Provinsi Lampung melalui Asisten Satu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hery Suliyanto mengatakan bahwa, dinas terkait serta semua stakeholder lainnya harus mencarikan solusi agar permasalahan tersebut terselesaikan. Ia juga meminta kepala daerah memberikan sanksi tegas terhadap pengusaha pengusaha yang merusak lingkungan hidup. Untuk melakukan pengawasan terhadap pengusaha itu, ia pun meminta dinas lingkungan hidup harus bekerja ekstra. (lih/rie)
Kualitas Lingkungan Hidup Lampung Miris
Selasa 12-09-2017,10:22 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,23:51 WIB
Operasi Simpatik di Tol Bakter: Hangatnya Kepedulian di Tengah Arus Mudik Lebaran
Jumat 20-03-2026,00:13 WIB
Lebaran Lebih Awal di Sejumlah Negara Dari Timur Tengah hingga Afrika, Ini Daftarnya!
Kamis 19-03-2026,23:20 WIB
Lebaran Berbeda, Menag Ajak Umat Tetap Bersatu dan Saling Menghormati
Kamis 19-03-2026,23:40 WIB
Alasan Pemerintah Tetapkan Lebaran Sabtu, Jadikan Perbedaan sebagai Ruang Toleransi
Terkini
Jumat 20-03-2026,00:13 WIB
Lebaran Lebih Awal di Sejumlah Negara Dari Timur Tengah hingga Afrika, Ini Daftarnya!
Kamis 19-03-2026,23:51 WIB
Operasi Simpatik di Tol Bakter: Hangatnya Kepedulian di Tengah Arus Mudik Lebaran
Kamis 19-03-2026,23:40 WIB
Alasan Pemerintah Tetapkan Lebaran Sabtu, Jadikan Perbedaan sebagai Ruang Toleransi
Kamis 19-03-2026,23:20 WIB
Lebaran Berbeda, Menag Ajak Umat Tetap Bersatu dan Saling Menghormati
Rabu 18-03-2026,17:04 WIB