Pemprov Lampung Imbau Warga Deteksi Dini Kanker

Jumat 02-10-2026,19:04 WIB
Reporter : Jefri Ardi
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan diri dan tidak menunggu hingga timbul gejala fisik dalam mengantisipasi penyakit kanker. Langkah preventif ini krusial mengingat tingginya angka temuan kasus kanker yang baru teridentifikasi ketika sudah memasuki stadium lanjut.

Pesan tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat menghadiri kegiatan bakti sosial bertema "Deteksi Dini Kanker Payudara" di Auditorium Cinema RS Abdul Moeloek, Bandar Lampung, Kamis (1/10/2026). Agenda edukasi dan skrining kesehatan ini diselenggarakan oleh Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) dalam rangkaian Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) PERABOI ke-29.

Jihan menyampaikan bahwa paradigma penanganan penyakit kanker tidak boleh melulu berfokus pada fase pengobatan ketika kondisi penyakit sudah parah. Penanganan harus digeser ke arah pencegahan berkelanjutan melalui tindakan pemeriksaan awal.

"Kita harus mengurainya sejak dari hulunya. Dari hulunya itu adalah deteksi dini," ujar Jihan di hadapan para peserta kegiatan.

Ia menekankan, agenda pencegahan dan deteksi dini tidak bisa hanya dibebankan kepada para dokter spesialis bedah onkologi semata, melainkan membutuhkan sinergi dan keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat serta tenaga kesehatan.

Penguatan Layanan Primer dan Fasilitas Puskesmas 

Sebagai langkah nyata mendekatkan akses layanan kesehatan masyarakat, Pemprov Lampung terus mendorong penguatan fasilitas kesehatan tingkat pertama melalui Posyandu Dewasa dalam skema Integrasi Layanan Primer (ILP). Optimalisasi ILP ini diharapkan mampu menjangkau warga di tingkat tapak agar mau memeriksakan kesehatan secara rutin.

BACA JUGA:Pemprov Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi, Fokus Jaga Harga Komoditas Strategis

Kendati demikian, Jihan mengakui bahwa implementasi ILP di lapangan masih memerlukan penguatan bertahap, baik dari sisi sosialisasi masif kepada warga maupun pembenahan teknis pelayanan.

Selain penguatan sektor pelayanan dasar, ketersediaan sarana penunjang medis dan keandalan sumber daya manusia (SDM) di Puskesmas juga menjadi fokus utama. Penyediaan alat diagnostik seperti Ultrasonografi (USG) di tingkat Puskesmas harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi para tenaga kesehatan agar pemanfaatannya bisa berjalan maksimal bagi deteksi dini kanker di masyarakat.

Kategori :